Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 14:09 WIB
 

Jokowi Tunjuk Panglima Pimpin Koopssgab Terorisme

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 16 Mei 2018 | 19:47 WIB
Jokowi Tunjuk Panglima Pimpin Koopssgab Terorisme
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan Presiden Joko Widodo sepakat Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssugab) TNI/Polri untuk menumpas aksi terorisme dikomandoi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Untuk Komando Operasi Khusus Gabungan TNI/Polri sudah direstui oleh Presiden dan diresmikan kembali oleh Panglima TNI," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Moeldoko menjelaskan, pasukan ini bisa digerakan ke wilayah manapun dengan cepat sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Tugas teknisnya seperti apa, nanti akan dikomunikasikan antara Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) dengan Panglima TNI," ujar mantan Panglima TNI ini.

Menurut dia, operasi ini tidak menunggu revisi Undang-undang Antiterorisme disahkan. Namun pasukan disiapkan dari pasukan khusus darat, laut dan udara yang terpilih dan terbaik. Sedangkan, operasi ini di bawah komando Panglima TNI bukan Polri.

"Enggak (dibawah koordinasi Polri). Di bawah Panglima TNI. Jadi, itu inisiasi penuh dari Panglima TNI," jelas dia.

Ia mengatakan operasi ini harus dijalankan untuk pereventif agar masyarakat merasa tenang. "Begitu teroris melakukan aksi, kita beri aksi. Kita melakukan aksi, mereka bereaksi. Itu sudah pasti," katanya.

Untuk itu, Moeldoko mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir jika nantinya terjadi situasi teror seperti saat ini.

Sebab hal ini akan ditangani oleh aparat keamanan seperti Polri, TNI, BIN, dan BAIS.

"Percayakan penuh kepada instrumen keamanan yang akan bekerja. Jadi, enggak usah khawatir kalau ada seperti peristiwa Riau. Jangan direspons berlebihan," katanya.

Selain itu, Moeldoko mengatakan operasi ini tidak akan tumpang tindih dengan Densus 88 Anti Teror.

"Jadi semuanya apakah itu Densus 88 atau lain-lain, intinya siap serahkan kepada aparat keamanan. Masyarakat enggak usah resah, takut. Sekali lagi, percayakan kepada kami," tandasnya.[jat]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x