Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 04:05 WIB
 

Omset Bisnis Kuliner Surabaya Terjun Bebas

Oleh : - | Rabu, 16 Mei 2018 | 08:59 WIB
Omset Bisnis Kuliner Surabaya Terjun Bebas
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Surabaya - Aksi pengeboman di Surabaya yang dilakukan kelompok teroris berdampak pada banyak hal. Bukan hanya kewaspadaan masyarakat kota, melainkan perputaran perekonomian pun macet. Salah satunya bisnis kuliner di pusat perbelanjaan Kota Surabaya.

Salah satu supervisi kafe di Surabaya Town Squere mengeluh karena adanya bom di kota pahlawan berdampak pada penjualan. Betapa tidak, sejak Minggu (14/5/2018), kafe di tempat ini sepi pembeli.

Tentu saja, hal itu membuat pengelola kafe merugi. Karena penurunan jumlah pembeli hingga 70 persen dibanding hari biasa. Apalagi sempat dikabarkan jika beberapa pusat perbelanjaan menjadi target peledakan para teroris.

"Aduh gara-gara bom penjualan di kafeku menurun hingga 70 persen. Itu sejak Minggu sampe Selasa. Ini bikin pusing. Aku ga bisa jualan," ungkap Arif, Supervisi The Light Cup Cafe, Rabu (16/5/2018).

Hal senada dilontarkan Imam, Supervisi Tiga Tuan. Menurutnya, pada Senin tidak ada pembeli yang mampir di kafenya. Surabaya Town Square yang biasanya ramai mendadak sepi.

"Mulai Minggu sepi, tapi puncaknya itu senin kemarin. Gak bisa jualan sama sekali, mall ini rasanya seperti kota mati. Bikin was-was ae teroris ini," ungkap Imam dialek khas Surabaya.

Sebelumnya, Surabaya menjadi salah satu sasaran empuk para terroris melakukan aksinya. Sebanyak 3 gerejadiledakaan. Kemudian gerbang Polrestabes Surabaya juga tak luput dari sasaran kelompok tersebut. Kondisi serupa juga terjadi di Rusun Wonocolo, Sepanjang, Sidoarjo. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x