Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 20:01 WIB

SBY Minta Jokowi Beri Contoh yang Baik ke Rakyat

Oleh : Fadhly Zikry | Rabu, 16 Mei 2018 | 03:00 WIB

Berita Terkait

SBY Minta Jokowi Beri Contoh yang Baik ke Rakyat
Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara terkait pernyataan Presiden Jokowi yang menyalahkan era kepemimpinannya 5 tahun lalu.

Melalui akun twitter resminya, SBY enggan menjelaskan kebijakan yang pernah dibuatnya. Menurut Ketua Umum Partai Demokrat itu, yang terpenting saat ini adalah para elit dapat menjaga situasi politik, ditambah lagi saat ini tengah terjadi aksi teroris di berbaga tempat.

SBY juga meminta kepada para mantan anak buahnya di Kabinet Indonesia Bersatu serta para kader Demokrat untuk tidak terpancing dengan pernyataan Jokowi.

Berikut tanggapan SBY yang ditulisnya didalam akun resmi Presiden Ke-6 RI (2004-2014) @SBYudhoyono.

Saya mengikuti percakapan publik, termasuk di media sosial, menyusul pernyataan Presiden Jokowi yg salahkan kebijakan SBY 5 th lalu. *SBY*

Pak Jokowi intinya mengkritik & menyalahkan kebijakan subsidi utk rakyat & kebijakan harga BBM, yg berlaku di era pemerintahan saya. *SBY*

Saya minta para mantan Menteri & pejabat pemerintah di era SBY, para kader Demokrat & konstituen saya, TETAP SABAR. *SBY*

Tentu saya bisa jelaskan. Tapi tak perlu & tak baik di mata rakyat. Apalagi saat ini kita tengah menghadapi masalah keamanan, politik, & ekonomi. *SBY*

Justru kita harus bersatu padu. Juga makin rukun. Jangan malah cekcok & beri contoh yg tak baik kepada rakyat. Malu kita. *SBY*

Adapun kebijakan SBY yang disiggung Jokowi yaitu terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM). Jokowi membandingkan subsidi BBM era SBY dengan kebijakan satu harga yang dikeluarkan Jokowi.

"Saya minta BBM 1 harga, terutama di Indonesia bagian timur. 3,5 tahun lalu saya ke Wamena, saya ke kampung, desa, saya tanya, 'Pak, di sini harga bensin berapa?' Di Wamena saat itu Rp 60 ribu per liter. Itu pas normal. Kalau cuaca nggak baik, bisa Rp 100 ribu per liter. Dulu subsidi Rp 340 triliun, kenapa harga nggak bisa sama? Ada apa? Kenapa nggak ditanyakan? Sekarang subsidi sudah nggak ada untuk di BBM, tapi harga bisa disamakan dengan di sini. Ini yang harus ditanyakan. Tanyanya ke saya, saya jawab nanti. Ini yang harus juga disampaikan ke masyarakat," kata Jokowi dalam acara Workshop Nasional Anggota DPRD PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (15/5/2018). [fad]

Komentar

x