Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 14:23 WIB

DPP IKA UNDIP Minta Pemerintah Tegas

Oleh : Iwan P | Selasa, 15 Mei 2018 | 20:06 WIB
DPP IKA UNDIP Minta Pemerintah Tegas
Maryono, Ketua Umum DPP IKA UNDIP - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro (DPP IKA UNDIP) memberikan sejumlah pernyataan sikap terkait rentetan peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di sejumlah daerah, di antaranya Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Maryono, Ketua Umum DPP IKA UNDIP memberikan apresiasi kepada Pemerintah, aparat pemerintah, kepolisian, TNI, dan lembaga lain yang telah secara sigap dan cepat mampu menangani peristiwa teror di Surabaya dan Sidoarjo sehingga tercipta keadaan yang kondusif.

"Namun kami juga mendesak kepada aparat Pemerintah untuk bertidak tegas terhadap pelaku teror dan pendukung teror dan melakukan tindakan hukum sampai sekar-akarnya agar sekecil apapun perilaku teror dalam bentuk apapun dapat ditanggal sejak dini sehingga peristiwa tersebut tidak terulang kembali," kata Maryono di Jakarta, Selasa (15/5).

Menurut Maryono, ketegasan Pemerintah dan aparat pemerintah maupun aparat hukum dan penegak hukum harus didukung peraturan perundangan yang juga tegas. Karena itu DPP IKA UNDIP meminta kepada DPR RI dan Pemerintah untuk segera menyelesaikan revisi UU Anti Terorisme yang saat ini tertahan di DPR.

"Sesegera mungkin dalam masa Sidang DPR RI yang akan datang harus selesai, namun jika diperlukan kami juga memahami jika Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang /Perpu tentang Anti Terorisme," kata Maryono menjelaskan.

DPP IKA UNDIP mengutuk aksi teroris yang telah melukai rasa kemanusian dalam wadah Negara Kesatuan NKRI, dan berharap seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan teror di Surabaya dan Sidoarjo kepada aparat keamanan dan penegak hukum.

"Kami juga meminta seluruh elemen masyarakat menggalang rasa persatuan dan persaudaraan anak bangsa, termasuk elemen para tokoh agama dan agamawan memberikan taushiah, ajaran, pedoman beragama secara benar dan menyejukkan dengan substansi keagamaan yang benar," kata Maryono.

Maryono, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Bank BTN juga menginstruksikan kepada seluruh keluarga alumni UNDIP untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan membantu pemerintah dalam menangani terorisme.

"Tak lupa kami juga menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya korban dari peristiwa yang dilakukan oleh terorisme di sejumlah lokasi di tanah air, kami juga mendoakan korban oluka parah ataupun ringan semoga sehat kembali," kata Maryono. [rok]

Komentar

x