Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 26 Mei 2018 | 23:00 WIB
 

Jokowi Hadiri Pelepasan Ekspor di Tanjung Priok

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 15 Mei 2018 | 20:11 WIB
Jokowi Hadiri Pelepasan Ekspor di Tanjung Priok
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pelepasan ekspor Indonesia dengan kapal besar (Direct Call) 2018 di Jakarta International Container Terminal (JICT) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (15/5/2018).

Tampak Jokowi didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartriasto Lukita dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,

Pada kesempatan ini, Kepala Negara mengatakan Indonesia tidak boleh berhenti bekerja. Untuk itu, hari ini ia menghadiri pelepasan ekspor kapal sepanjang 347 meter ini.

"Melalui pelepasan ekspor dengan kapal besar, kami ingin tunjukkan bahwa ekonomi kita tetap berjalan dengan baik ekonomi Indonesia tetap tangguh dan terus bergerak," ujarnya.

Adapun negara tujuan ekspor pada sore hari ini ialah Amerika Serikat. Ia menuturkan, kapal angkut ini berkapasitas 10.000 TEUs dan diisi 4300 TeUs.

"Artinya, pengiriman ini sangat besar sekali dan dilakukan dengan sangat efisien. Ini dengan direct call ini akan menurunkan biaya logistik yang sangat besar," ungkapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan yang disampaikan Dirut Pelindo bahwa pengiriman ini akan menghemat biaya hingga USD 300 serta mampu memberikan daya saing produk-produk Indonesia terhadap negara lain.

"Sore hari ini yang dikirim yaitu produk-produk alas kaki, produk-produk garmen dan produk-produk elektronik dan banyak lagi. Bukan bahan mentah, tetapi sudah bahan-bahan produksi produk-produk industri yang kita harapkan ini akan meningkatkan ekspor kita," paparnya.

Kepala Negara lalu mengatakan, ekspor ke Amerika Serikat pada sore hari ini menjadi penanda bahwa Indonesia memiliki peran sangat strategis dalam geo ekonomi di Indo-Pasifik.

"Serta sebagai negara terbesar di Asia Tenggara yang terus bergerak untuk menjadikan kawasan Indo-Pasifik sebagai sumber utama pertumbuhan ekonomi pusat, perdagangan dan industri dunia. Di saat yang bersamaan, peningkatan ekspor seperti sekarang akan terus kita tingkatkan, sehingga akan menguatkan pertumbuhan ekonomi kita," ungkapnya. [ton]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x