Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 14:04 WIB

Jokowi Tunjuk 4 Stafsus Baru Tanpa Dilantik

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 15 Mei 2018 | 16:32 WIB

Berita Terkait

Jokowi Tunjuk 4 Stafsus Baru Tanpa Dilantik
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo menambah empat orang anggota staf khusus bidang komunikasi Kepresidenan dari berbagai kalangan, Selasa (15/5/2018).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan penambahan staf khusus ini dilakukan karena semakin kompleksnya tugas Kepala Negara saat ini.

Pramono memastikan tak ada pelantikan untuk keempatnya. Usai ditunjuk, mereka akan langsung bekerja sesuai tugasnya masing-masing.

Keempat staf khusus itu antara lain mantan Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati yang bertugas membenahi komunikasi kementerian dan lembaga, mantan Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Ahmad Erani Yustika sebagai stafsus bidang ekonomi, putra mantan Rais Aam MUI Sahal Mahfudz, Abdul Ghofar Rozin sebagai stafsus bidang keagamaan domestik di Pondok Pesantren dan Komisioner HAM Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Siti Ruhaini Dzuhayatin.

"Tugas presiden begitu besar akhirnya dilihat perlu tambahan staf khusus. Jadi yang diangkat orang-orang berlatar belakang profesional. Enggak perlu dilantik. Sudah mulai kerja kemarin koordinasi dengan Mensesneg dan saya," ujar Pramono di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).

Ia menjelaskan, Adita ditunjuk karena sebagai generasi muda diyakini mengelola dan memodernisasi kehumasan kementerian dan lembaga.

"Butuh yang memahami medsos, framing, butuh orang ahli di bidang itu. Mohon maaf biasanya pada posisi tertentu dari usia berumur, tidak memahami perkembangan," ungkapnya.

Adapun Ahmad Erani ditunjuk karena dinilai memiliki kemampuan pengelolaan dana desa yang sangat mumpuni untuk mengelola perekonomian daerah.

"Administrasi manajerial di bawah Seskab. Untuk Pak Sahal, beliau mendampingi berkunjung ke Pondok Pesantren, madrasah, butuh latar belakang yang memahami. Keppres sudah ditandatangani dan berlaku. Enggak perlu dilantik," pungkasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x