Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:52 WIB

Jenazah Pengebom Ditolak Warga, Ini Kata Polri

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 15 Mei 2018 | 11:33 WIB
Jenazah Pengebom Ditolak Warga, Ini Kata Polri
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Jenazah Dita Oepriarto, pelaku pengeboman Gereja di Surabaya ditolak oleh warga dan tetangga setempat untuk dimakamkan di TPU Tembok Gede, Jalan Tembok, Gang Kuburan, Tembok Dukuh, Surabaya, Jawa Timur.

Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengaku belum mengetahui informasi penolakan jenazah teroris tersebut. Meski begitu, pemerintah punya lahan untuk memakamkan jenazah yang ditolak dikampung jenazah tersebut.

"Ya, nggak bisa dipaksakan kalau dia nolak. Ini nanti dimakamkan oleh pemerintah. Kalau soal di Surabaya saya belum tahu itu (terkait jenazah ditolak keluarga)," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018).

Setyo mengatakan pemerintah memang mempunyai lahan TPU di Jakarta yakni di TPU Pondok Rangon untuk memakamkan jenazah yang ditolak di lingkungan warga sekitarnya.

"Ya, kalau di Jakarta kan ada di Pondok Rangon (lokasi pemakaman) untuk orang - orang yang tidak dikenal atau ditolak oleh keluarganya ada lokasinya," jelas Setyo.

Sebelumnya, jenazah Dita Oepriarto, pelaku pengebom di Gereja Pantekosta, Surabaya ditolah oleh warga sekitar. Ketua RT setempat pun melakukan rapat untuk mencari jalan keluar dari masalah tersebut.

Dita merupakan pengebom di Gereja Pantekosta, Surabaya. Ia bersama istri dan keempat anaknya melakukan bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5/2018) pagi. Mereka semua tewas dalam insiden tersebut, sementara warga sipil menjadi korban jiwa dan beberapa diantaranya mengalami luka. [rok]

Komentar

x