Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 23:30 WIB
 

RUU Terorisme, DPR Siap Ketuk Palu Bulan Mei

Oleh : - | Selasa, 15 Mei 2018 | 00:11 WIB
RUU Terorisme, DPR Siap Ketuk Palu Bulan Mei
Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan internal pemerintah terkait pembahasan finalisasi revisi Undang-undang Terorisme.

Menurut dia, DPR siap untuk segera mengesahkan RUU Terorisme tersebut pada masa sidang DPR pada bulan Mei 2018.

"Presiden minta RUU Antiterorisme selesai paling lambat bulan Juni. Kami di DPR RI menegaskan siap untuk ketuk palu di bulan Mei ini, tinggal pemerintah menyelesaikan masalah di internalnya agar satu suara dalam menyikapi revisi UU anti terorisme ini," kata Bamsoet, Senin (14/5/2018).

Ia mengatajan aparat kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk bertindak tegas tanpa takut melanggar hak asasi manusia (HAM), karena kepolisian harus menyusup masuk ke dalam sel-sel kelompok teroris.

Sehingga, kata Bamsoet, aparat kepolisian bisa langsung menangkap dan memeriksa jika dirasa ada dugaan kuat dan bukti yang cukup tanpa menunggu teroris melancarkan aksi terornya kepada masyarakat.

"Kepentingan bangsa dan negara harus didahulukan. Kalau ada pilihan antara HAM atau menyelamatkan masyarakat, bangsa dan negara. Saya akan memilih menyelamatan masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Soal HAM, kita bahas kemudian," ujarnya.

Di samping itu, Bamsoet mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dari ideologi radikal dan ekstrim. Tentu, para tokoh masyarakat dan tokoh agama juga diharap ikut ambil peran dalam menjaga kedamaian bangsa ini.

"Masyarakat kita sangat heterogen dan kental dengan ketaatan terhadap tokoh maupun pemuka agama. Saya mengajak untuk menciptakan keteduhan dan keharmonisan. Para tokoh dan pemuka agama harus mencerahkan umatnya agar tak termakan isu yang dapat memecah bangsa maupun mengganggu kedamaian di Indonesia," jelasnya.

Sementara Anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni mengutuk keras tindakan pelaku teror yang melibatkan anak dalam melakukan aksinya. Menurut dia, hal tersebut sangat tidak berprikemanusiaan sampai anak menjadi korban kekerasan orang tuanya.

"Sedih melihat kejadian di negeri tercinta kita ini. Semoga badai cepat berlalu dan semua kembali normal," tandasnya. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x