Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:44 WIB

Suap Bakamla, KPK Periksa Yorrys Raweyai

Oleh : Fadhly Zikry | Senin, 14 Mei 2018 | 13:02 WIB
Suap Bakamla, KPK Periksa Yorrys Raweyai
politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memeriksa politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai.

Yorrys diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fayakhun Andriadi dalam dugaan kasus suap dengan pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) dalam APBN-P 2016 untuk Bakamla.

"Kemarin hari Sabtu ada surat cinta dari KPK. Hari ini jadi saksi untuk saudara Fayakhun, gitu saja suratnya," kata Yorrys di Gedung KPK, Senin (14/5/2018).

Fayakhun sendiri ditetapkan menjadi tersangka pada 14 Februari lalu. Yorrys mengakui bahwa sempat terjadi perdebatan pembahasan anggaran untuk Bakamla tahun 2016, namun saat itu dirinya sudah bukan anggota DPR.

"Memang kami pada saat itu memahami ada perselisihan antara anggaran Bakamla yang seharusnya itu domainnya Komisi XI tetapi dialihkan ke Komisi I," ujar Yorrys.

Dalam kasus ini, Fayakhun diduga menerima fee 1 persen dari total anggaran proyek senilai Rp 1,2 triliun. Sehingga uang yang diterima Fayakhun berjumlah Rp 12 miliar dari Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah melalui anak buahnya Muhammad Adami Okta.

Suap untuk Fayakun diberikan secara bertahap sebanyak empat kali. Selain itu, Fayakhun juga diduga menerima 300 ribu dolar AS sebagai balas jasa atas perannya memuluskan anggaran pada APBN-P 2016. [ton]

Komentar

Embed Widget

x