Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 06:31 WIB

Fahri Hamzah Cabut Laporan ke Sohibul Iman

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 14 Mei 2018 | 12:41 WIB

Berita Terkait

Fahri Hamzah Cabut Laporan ke Sohibul Iman
(Foto: inilahcom/Happy Karundeng)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mencabut laporannya terhadap Presiden PKS Sohibul Iman.

Permohonan pencabutan laporan ini dikirim Fahri lewat surat yang diantar Kuasa Hukumnya Mujahid Latief ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Senin (14/5/2018).

"Saya hari ini, amanahnya adalah menyampaikan surat yang surat itu isinya adalah pencabutan laporan yang telah disampaikan," kata Kuasa Hukum Fahri Hamzah, Mujahid A Latief di Mapolda Metro Jaya,

Ia menerangkan, dalam proses ini Fahri Hamzah telah diperiksa sebanyak tiga kali di sini. "Pada hari ini beliau mengamanahkan kepada saya untuk menyampaikan surat itu," ujarnya.

Menurut dia, laporan tersebut dicabut dengan berbagai pertimbangan salah satunya terkait dengan bulan suci Ramadan. "Mungkin karena menjelang bulan puasa, jadi yang baik-baik saja," tuturnya.

Namun, Mujahid memastikan alasan surat permohonan pencabutan laporan ini akan dijelaskan langsung oleh Fahri Hamzah.


"Nanti akan disampaikan oleh pak Fahri ke teman-teman melalui media sosial atau pun secara langsung," ucapnya.

Mengenai kelanjutan surat permintaan pencabutan laporan itu, Mujahid akan menyerahkan kepada tim di Ditreskrimsus untuk menjalankan sesuai prosedur yang berlaku.

"Untuk alasan kenapa dicabut, itu menjadi ranah beliau sendiri. Nanti pak Fahri yang menyampaikan secara langsung kepada wartawan atau melalui media sosial," Mujahid menegaskan kembali.

Diketahui, Fahri Hamzah melaporkan Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya, karena menduga Sohibul telah melakukan pencemaran nama baik, karena Fahri disebut sebagai pembohong dan pembangkang di PKS. Laporan Fahri itu telah diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus per 8 Maret 2018.

Terlapor Sohibul Iman diduga telah melakukan pelanggaran Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19/2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 311 KUHP dan 310 KUHP.[jat]

Komentar

Embed Widget
x