Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 10:07 WIB
 

Penyebab AKBP Hendy Dicopot dari Jabatan Kapolres?

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 14 Mei 2018 | 08:10 WIB
Penyebab AKBP Hendy Dicopot dari Jabatan Kapolres?
AKBP Hendy F Kurniawan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - AKBP Hendy F Kurniawan yang merupakan Kapolres Karawang dicopot dari jabatannya berdasarkan Surat Telegram Nomor: ST/1277/V/KEP/2018 tertanggal 9 Mei 2018. Kini, Hendy dimutasi sebagai Pamen Bareskrim Polri.

Hendy yang merupakan mantan Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ini digantikan oleh AKBP Slamet Waloya yang menjabat sebagai Kasubbagrenpers Bagren Rojianstra SSDM Polri.

Kabarnya, pencopotan Hendy dari jabatan Kapolres Karawang karena pernyataannya yang dianggap melecehkan institusi TNI saat pengamanan unjuk rasa di daerah Karawang, Jawa Barat.

Hal itu berdasarkan video yang sempat viral di media sosial youtube dengan judul 'Inilah Penyebab Kenapa AKBP Hendy Kapolres Karawang Dicopot?, dipublikasi pada 10 Mei 2018 dan baru dikutip INILAHCOM hari Senin (14/5/2018).

Dalam video singkat itu, Hendy sempat menyampaikan peringatan kepada peserta unjuk rasa menggunakan pengeras suara. Namun, terselip ucapan dari Hendy itu menyebut anggota Marinir bahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Yang anggota Marinir tunggu dulu, Anggota POM sedang kesini. Bila perlu, Panglima saya telepon biar kesini," kata Hendy.

Menurut dia, tidak boleh ada gaya-gaya preman disini (Karawang). Sebagai Kapolres Karawang, Hendy bertanggungjawab. Jadi, silahkan berhadapan dengannya jika tidak ada yang terima.

"Saya yang bertanggungjawab, tidak boleh ada gaya-gaya preman di Karawang. Kalau anda menginginkan pekerjaan pengelolaan limbah, silahkan melalui seleksi yang benar. Tida boleh dengan gaya-gaya preman, paham ya?," ujarnya.

Setelah itu, Hendy mengingatkan kepada massa pengunjuk rasa agar tidak kembali lagi dengan kekuatan apapun. Bahkan, Hendy mengancam akan menindak siapa pun termasuk institusi TNI.

"Saya lihat masih kembali akan gulung semua di depan saya, mau itu dari Marinir, Kopassus, saya gulung semua," jelas dia.

Namun, akhirnya muncul juga video kalau Hendy meminta maaf yang dihimpit oleh dua anggota TNI di sebuah ruangan. Disitu, Hendy mengakui kesalahannya meski berdalih tidak ada niatan untuk melecehkan institusi TNI.

Berikut pernyataan maaf dari Hendy F Kurniawan:

Berkaitan beredarnya video pengamanan unjuk rasa yang berisi tentang penyebutan oleh diri saya terkait dengan institusi Marinir maupun Panglima. Saya pribadi dengan segala kerendahan hati memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pimpinan TNI, dan khususnya kepada keluarga besar Korps Marinir. Tiada ada niatan kami untuk melecehkan institusi Marinir maupun Korps TNI.[ris]

Komentar

x