Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 Juni 2018 | 19:20 WIB
 

KMHDI Ikut Mengecam Aksi Teror di Surabaya

Oleh : - | Minggu, 13 Mei 2018 | 22:39 WIB
KMHDI Ikut Mengecam Aksi Teror di Surabaya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dengan tegas mengecam aksi teror bom yang terjadi di tiga gereja di Surabaya Minggu (13/5/2018) pagi. KMHDI meminta negara menjamin keamanan dan kebebasan beraktivitas dan menjalankan kegiatan peribadatan.

Berikut pernyataan sikap dari Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia:

1. Mengecam dan mengutuk keras segala bentuk teror yang terjadi di Indonesia, dan tidak boleh terjadi lagi, apalagi sampai menyebabkan korban jiwa yang tidak bersalah.

2. Meminta Negara (Pemerintah, Polri, TNI, BIN, BNPT, dan Kementerian terkait) untuk hadir melindungi seluruh tumpah darah, sehingga dapat menjamin keamanan dan kebebasan masyarakat dalam beraktivitas juga mejalankan kegiatan peribadatan.

3. Mendukung Polri, TNI, BIN, BNPT dan Pemerintah Indonesia dapat segera mengungkap dan menangkap otak dari serangan ini, sehingga tidak ada pihak pihak yang menggunakan kasus ini untuk kepentingan sesaat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

4. Meminta kepada semua pimpinan lembaga, universitas, sekolah, organisasi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memastikan anggotanya tidak terlibat dalam paham paham radikalisme, apalagi terkait kedalam jaringan terorisme.

5. Mengimbau masyarakat tidak panik dan tidak perlu menyebar foto-foto korban kedalam media sosial. Kita serahkan semuanya kepada Kepolisian.

6. Mengimbau masyarakat bersatu untuk tidak takut terhadap aksi-aksi teror seperti ini, karena persatuan kita jauh lebih kuat dibanding mereka (teroris).

7. KMHDI mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban dan juga keluarga korban. Semoga diberi kekuatan dan kesabaran. Doa dan seluruh semangat dari masyarakat Indonesia selalu bersama mereka.

Presidium PP KMHDI

Putu Wiratnaya, Made Wirayasa, Putu Suwiyasa

Komentar

 
x