Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 05:39 WIB
 

Reaksi Aktivis 98 Soal Teror Bom di Surabaya

Oleh : Willi Nafie | Minggu, 13 Mei 2018 | 21:46 WIB
Reaksi Aktivis 98 Soal Teror Bom di Surabaya
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Presedium Jaringan Aktivis Reformasi 98 (Jari 98) menyesalkan adanya tindakan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

"Kami sangat menyesalkan tindakan menyimpang tersebut dan mengutuk keras hal itu," kata Ketua Presedium Jari 98 Wiily Prakarsa, Minggu (13/5/2018).

Selain itu masih kata Willy, tidak ada suatu agamapun yang mengajarkan terorisme. "Teroris yang mati itu bukan mati di jalan Allah tetapi mati di jalan di Ponegoro, Ngagel, dan Arjuno," tandasnya.

Willy pun mengajak seluruh rakyat Indonesia agar bersama-sama memerangi terorime lantaran kehadiran mereka telah merusak kebhinekaan yang telah dibangun sejak dahulu kala. Kemudian minta masyarakat tenang dan serahkan semua persoalan tersebut kepada aparat kepolisian.

"Mari lawan terorisme jangan mau dipengaruhi mereka. Apa yang dilakukan mereka bertolak belakang dengan nilai agama," pungkasnya.


Tiga gereja menjadi sasaran ledakan bom di Surabaya. Tiga gereja tersebut yaitu, gereja Santa Maria di Jalan Ngagel Jaya Utara, GKI di Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno.

Teror tersebut belasan orang tewas dan puluhan luka-luka. Adapun pelaku satu keluarga Sang bapak bernama Dita Uprianto dan istri Puji Kuswati. Kemudian empat orang anaknya. [wll]

Komentar

 
x