Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 14:07 WIB
 

Teror Lagi, Kinerja Aparat Disorot

Oleh : R Ferdian Andi R | Minggu, 13 Mei 2018 | 13:43 WIB
Teror Lagi, Kinerja Aparat Disorot
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ledakan terjadi di tiga tempat di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi menimbulkan korban jiwa dan kerusakan. Kinerja aparat keamanan pun disorot. Harus ada evaluasi secara menyuluruh atas kinerja aparat untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Ledakan bom yang terjadi di tiga tempat yang berbeda di Surabaya Jawa Timur itu menimbulkan korban dan kerusakan. Aparat kepolisian belum bisa memastikan berapa jumlah korban akibat ledakan yang diduga bom bunuh diri itu. Peristiwa ini harus menjadi catatan penting untuk peningkatan kinerja aparat keamanan.

Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar al-Habsy mengatakan peristiwa teror yang terjadi di Surabaya memberi pesan agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan karena potensi gangguan keamanan masih terjadi di sekitar kita. "Aparat keamanan perlu meningkatkan fungsi intelkamnya. Peningkatan informasi inteljen diperlukan untuk mengantisipasi setiap gangguan keamanan yang akan terjadi.," kata Aboe di Jakarta, Minggu (13/5/2018).

Lebih lanjut anggota DPR dari Kalimantan Selatan ini menyebutkan deteksi dini serta pencegahan menjadi kunci penanganan terorisme di Indonesia. Ia menegaskan sinergitas berbagai unsur lembaga harus dilakukan seperti Polri, TNI, BNPT, serta BIN. "Menko Polhukam harus bekerja lebih keras untuk mengkoordinasikan kerja lintas sektor tersebut," saran Aboe.

Sementara terpisah Ketua Fraksi PPP DPR RI Reni Marlinawati menyoroti kinerja BIN yang luput dalam melakukan deteksi dini atas peristiwa yang terjadi di Surabaya. Padahal, kata Reni, jika deteksi dini dapat dilakukan akan dapat mencegah timbulkan korban dan kerusakan. "Kami mendesak BIN untuk melakukan evaluasi di internal atas kinerja aparat di lapangan," ungkap Reni.

Reni menyebutkan pihaknya yakin dengan kinerja aparat kepolisian akan dapat mengungkap secara cepat pelaku atas peristiwa yang terjadi di Surabaya tersebut. "Kami berharap aparat dapat segera mengungkap dan menegakkan hukum terhadap pelaku agar masyarakat dapat kembali tenang dalam melakukan aktivitas sehari-hari," pinta Reni.

Di bagian lain Wakil Ketua Umum DPP PPP ini mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan menguatkan solidaritas di antara elemen masyarakat dengan mengaktifkan berbagai sumberdaya di lingkungan warga untuk mencegah peristiwa serupa terjadi. "Kohesivitas dan solidaritas warga diharapkan dapat mencegah aksi teror di sekitar kita," saran Reni.

Hingga saat ini aparat kepolisian terus melakukan evakuasi terhadap korban akibat ledakan bom tersebut. Peristiwa ledakan bom di Surabaya ini tak berselang lama setelah dari peristiwa kericuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Jawa Barat pada Rabu (9/5/2018) lalu.

Komentar

 
Embed Widget

x