Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Mei 2018 | 23:58 WIB
 

Jokowi Target 1,5 Juta Sertifikat Tanah di Jatim

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 12 Mei 2018 | 23:04 WIB
Jokowi Target 1,5 Juta Sertifikat Tanah di Jatim
Presiden Joko Widodo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pasuruan - Presiden Joko Widodo menargetkan penerbitan 1,5 juta sertifikat tanah untuk masyarakat di Jawa Timur pada 2018.

"Target saya 7 juta sertifikat harus diberikan ke rakyat tahun ini. Di Jawa Timur, targetnya 1,5 juta sertifikat tahun ini," katanya di Gelanggang Olahraga Sasana Kridha Anoraga, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (12/5/2018).

"Saya tahu, pak menteri ATR/BPN pada Sabtu-Minggu sering 'nggak' libur, Kantor BPN sering tidak libur, memang harus seperti itu, melayani rakyat, 'bener gak'?" tambah Presiden merujuk pada menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Jokowi pun meminta pelayanan BPN dipercepat dan masyarakat tidak menunggu bertahun-tahun agar dapat memperoleh sertifikat.

"Jadi, kenapa didorong agar 7 juta sertifikat di seluruh tanah air bisa diterima masyarakat? Karena setiap saya ke kampung, di semua provinsi, semua keluhannya sengketa tanah, sengketa lahan," ujar Jokowi.

Bila berhadapan dengan persoalan sengketa lahan, masyarakat dianggapnya pasti kalah melawan pengusaha atau pihak lain.

"Masyarakat pasti kalah, tapi setelah pegang sertifikat tanda hak hukum atas tanah, enak banget. Ini milik saya, tidak bisa diambil. Di sini ada tulisan pemegang hak tanah, bila dibawa ke pengadilan manapun akan menang sehingga tanda bukti hak hukum ini maksud sertifikat diselesaikan secepat-cepatnya dan tidak ada sengketa, dengan rakyat selalu kalah, Insya Allah aman," ulasnya.

Jokowi pun berpesan agar dalam pemilihan kepala daerah atau presiden, masyarakat jangan tidak saling sapa antartetangga atau antarkampung.

"Jangan karena pilihan beda, jadi tidak sapa, jangan. Kita malah rugi besar, beda pilihan tidak apa-apa, dicoblos lalu rukun kembali. Jangan sampai termakan fitnah dan hasutan, yang tidak betul," kata Presiden.

"Kadang politik seperti itu, kadang politik itu jahat, hati-hati jangan sampai ada fitnah hasutan, kabar bohong diterima tidak ada penyaringnya. Saya senang sekali masyarakat Jawa Timur rukun, Saya senang karena kepemimpinan Pak Gubernur, Pakde Karwo, tepuk tangan untuk Pakde Karwo," sambungnya disambut tepuk tangan warga di ruangan itu.

Hadir juga dalam acara itu Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x