Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Mei 2018 | 23:47 WIB
 

Kemenkumham Siap Atasi Pengamanan di Nusakambangan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 11 Mei 2018 | 20:52 WIB
Kemenkumham Siap Atasi Pengamanan di Nusakambangan
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengatakan pemerintah akan memikirkan teknis pengamanan terhadap ratusan narapidana teroris yang dipindahkan dari Rutan Mako Brimob ke Lapas Nusakambangan.

Sehingga, peristiwa kerusuhan dan aksi penyanderaan yang dilakukan oleh narapidana teroris terhadap perwira Polri di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob tidak terulang lagi ketika 156 narapidana tersebut dipindahkan ke LP Nusakambangan.

"Secara teknik dari Kemenkumham akan memikirkan aspek-aspek itu (pengamanan)," kata Moeldoko, Jumat (11/5/2018).

Tentu, kata Moeldoko, Kementerian Hukum dan HAM akan berkoordinasi dengan Polri terkait bagaimana teknis untuk pengamanan di LP Nusakambangan tersebut.

"Koordinasi dengan polisi, dari sisi keamanan pasti dihitung," ujar mantan Panglima TNI ini.

Di samping itu, Moeldoko mengatakan pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap apa yang terjadi di Rutan Mako Brimob. Baik apakah kejadiannya, situasinya dan seterusnya.

"Situasinya bisa digambarkan bahwa tempatnya sangat crowded kurang memenuhi, pasti akan jadi kebijakan negara memikirkan ini," jelas dia.

Sementara, Moeldoko menambahkan pemerintah pasti memberi atensi atas para rekan-rekan Polri yang gugur. Namun, tak lupa pula disampaikan turut berbelasungkawa dan prihatin terhadap perjuangan rekan-rekan pejuang Indonesia.

"Mudah-mudahan diterima Allah SWT amal dan ibadahnya," tandasnya.

Untuk diketahui, ratusan narapidana melakukan aksi kerusuhan dan penyanderaan terhadap anggota Polri di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Lima anggota Polri tewas akibat dianiaya oleh narapidana teroris dan beberapa anggota Polri lainnya mengalami luka-luka. Sedangkan, para narapidana teroris sudah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x