Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 21 Mei 2018 | 23:59 WIB
 

Kerusuhan Napi Teroris Di Mako Brimob

DPR Dorong Polri Buat Pengamanan Ekstra

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 11 Mei 2018 | 00:37 WIB
DPR Dorong Polri Buat Pengamanan Ekstra
Ketua DPR, Bambang Soesatyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR, Bambang Soesatyo merekomendasikan Polri untuk memberlakukan pengamanan ekstra maksimum terhadap narapidana teroris agar kejadian seperti di Rutan Mako Brimob tidak terulang lagi.

Menurut dia, pengamanan ekstra maksimum itu harus menutup kesempatan para narapidana memiliki atau menguasai peralatan apapun yang dapat digunakan untuk membobol rutan atau mengancam para petugas rutan.

"Fakta lima korban tewas akibat luka bacokan senjata tajam tentu saja memunculkan pertanyaan, dari mana dan bagaimana prosesnya sehingga para napi teroris itu bisa memiliki serta menguasai senjata tajam? Masalah ini tentu harus diselidiki, siapa yang bawa dan memberikan senjata tajam kepada para napi itu," kata Bamsoet, Kamis (10/5/2018).

Mantan Anggota Komisi III ini menilai penguasaan senjata tajam oleh napi teroris pertanda kalau sel di Rutan Mako Brimob belum menerapkan standar pengamanan ekstra maksimum, padahal standar pengamanan ekstra maksimum diperlukan untuk membatasi interaksi napi dengan rekan mereka atau jaringan sel-sel teroris di luar rutan.

"Pengamanan ekstra maksimum juga mewajibkan para keluarga atau rekan para napi membatasi barang-barang bawaan saat melakukan kunjungan dan berdialog dengan para napi," ujarnya.

Namun demikian, Bamsoet tetap memberikan penghargaan kepada Polri yang berhasil melakukan tindakan tepat atas drama penyenderaan 36 jam yang dilakukan terpidana teroris di Rutan Mako Brimob. Sebab, sandera akhirnya dibebaskan tanpa korban jiwa diiringi evakuasi 155 terpidana teroris ke LP Nusakambangan, Jawa Tengah.

"Pendekatan soft approach yang dilakukan Polri pantas diberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi," tandasnya.[Ivs].

Komentar

 
Embed Widget

x