Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 12:45 WIB

Penyanderaan di Mako Brimob

Napi Teroris Yang Tewas Adalah Kelompok JAD

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 9 Mei 2018 | 22:50 WIB
Napi Teroris Yang Tewas Adalah Kelompok JAD
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan Abu Ibrahim alias Beny Syamsu Trisno, napi teroris yang tewas dalam kericuhan di Mako Brimob adalah kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Beny Syamsu Trisno dari Pekanbaru. JAD kelompoknya. Kelompoknya Wawan," katanya di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018).

Setyo menjelaskan Wawan yang dimaksud adalah dari kelompok JAD Bandung tersangka kasus Bom Pandawa. Wawan yang pertama kali memprovokasi di Rutan Mako Brimob.

"(Wawan) Dia yang pertama kali memprovokasi. Ngobrak-ngabrik (sel), yang teriak ada titipan makanan," ujarnya.

Ia menjelaskan, Abu Ibrahim tewas setelah mengalami dua luka tembak di bagian dada dalam kericuhan yang terjadi Selasa kemarin.

"Dua tembakan di dada," bebernya.

Diketahui, sudah lebih dari 24 jam napi teroris di Rutan Mako Brimob masih melakukan penyaderaan terhadap salah satu anggota satuan Densus 88 bernama Bripka Iwan Sarjana. Polri masih melakukan upaya-upaya negosiasi dengan para napi teroris.

Kericuhan terjadi di Mako Brimob Kelapa DUa Depok, Selasa (8/1/2018). Dalam kejadian ini, lima orang anggota Densus 88 gugur. Mereka adalah Briptu Luar Biasa Anumerta Fandi Setio Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto, dan Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi.

Sementara Bripka Iwan Sarjana, hingga kini masih disandera napi teroris tersebut. Rekaman suara Bripka Iwan saat penyanderaan juga tersebar di dunia maya.

Dalam kejadian ini satu napi teroris tewas atas nama Beni Samsu Trisno. Beni yang merupakan napi untuk kasus teroris di Pekanbaru ini terpaksa dilumpuhkan polisi karena berusaha merebut senjata milik petugas.

Kelima anggota Densus tersebut telah diautopsi di RS Polri Kramat Jati, dan telah diserahkan pada anggota keluarga untuk dimakamkan di kediaman masing-masing. Sementara jenazah Beni masih di RS Polri Kramat Jati. [hpy]

Komentar

x