Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 00:06 WIB

Kadis Pendidikan Mojokerto Bungkam Usai Diperiksa

Sabtu, 5 Mei 2018 | 19:30 WIB

Berita Terkait

Kadis Pendidikan Mojokerto Bungkam Usai Diperiksa
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Mojokerto - Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Zaenal Abidin keluar dari ruang pemeriksaan di aula lantai II Polres Mojokerto Kota. Saat keluar, Zaenal memilih bungkam.

Selama 7,5 jam, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto ini menjalani pemeriksaan.

Namun, Zaenal tak banyak bicara saat sejumlah wartawan mencoba mengkonfirmasi terkait pemeriksaan terhadap dirinya.

"Hanya diperiksa sebagai saksi saja," katanya sambil berjalan cepat ke mobil dinasnya di halaman Mapolres Mojokerto Kota, Sabtu (5/5/2018).

Zaenal membantah pasca penggeledahan yang dilakukan lembaga anti rasuh pada Selasa (24/4/2018) baik di kantor maupun rumah pribadi jika ia bolos kerja.

Bahkan, sampai KPK menetapkan tersangka bersama Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa, ia masih masuk kerja.

"Masuk, coba tanya saja kesana (kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, red). Saya serahkan semuanya ke KPK," ucapnya.

Selain Zaenal Abidin, KPK juga memeriksa 13 orang. Diantaranya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mojokerto Mieke Juli Astuti (Istri Zaenal Abidin), Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto, Lutfi Arianto.

Tiga staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto, Anik, Yuni dan Ahmad Feri. Staf Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mojokerto, Dody F. Tiga staf Bagian Umum Pemkab Mojokerto yakni Lutfi, Putri dan Johan Iskandar.

Pemilik showroom Rizky Motor milik Nono Santoso Harianto serta tiga orang dari pihak swasta yakni Khamid, Widyotomo dan Zaini.[beritajatim.com]

Komentar

Embed Widget
x