Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:56 WIB

DPR Sebut Pemerintah Sudah Jihad Perangi Narkoba

Sabtu, 5 Mei 2018 | 08:37 WIB

Berita Terkait

DPR Sebut Pemerintah Sudah Jihad Perangi Narkoba
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dinilai berhasil menjaga masa depan bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

Karena, seluruh aparat dan instansi pemerintah bergerak bersama mencegah peredaran narkoba baik jajaran Polri, BNN, Ditjen Bea Cukai hingga TNI.

Ketua DPR, Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengatakan pemerintahan Jokowi-JK telah melakukan tindakan hukum terhadap pedagang dan korban narkoba, tapi juga melakukan pencegahan dari pintu masuk wilayah Indonesia.

"Jihad memerangi narkoba sudah dilakukan dari hulu sampai hilir, aparat di wilayah perbatasan maupun intelijen kita semakin kuat. Memang masih belum sempurna, namun terus akan kita tingkatkan," kata Bamsoet.

Menurut dia, peningkatan tersebut salah satunya melalui revisi Undang-undang narkotika yang sedang dibahas di parlemen saat ini. Pasalnya, revisi UU narkotika diperlukan untuk memberikan kepastian hukum termasuk eksekusi hukuman mati.

"DPR sudah mendorong pemerintah agar revisi UU Narkotika bisa segera kita bahas. Kita perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman dimana peredaran, perdagangan, maupun penyelundupan narkoba sudah semakin canggih. Bandar dan sindikatnya juga antar negara," ujarnya.

Selain itu, Bamsoet juga meminta kepada semua pihak agar tidak memberikan ruang bagi peredaran narkoba. Memang, aparat penegak hukum sudah melakukan berbagai upaya dengan maksimal untuk menindak para bandar, pengedar serta pengguna narkoba. Namun, penyelundupan dan peredaran narkoba masih tinggi.

"Saya sudah berkali-kali menyerukan jihad melawan narkoba. Ini butuh dukungan semua pihak. Bukan hanya dari aparat hukum saja, melainkan yang paling utama dari masyarakat sekitar. Jangan ragu melaporkan kepada aparat hukum jika menemukan pihak-pihak yang dicurigai terlibat dalam lingkaran narkoba," jelasnya.

Sementara Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menilai sinergitas antara penegak hukum dan instansi lainnya semakin terlihat baik dalam upaya pemberantasan narkoba. Namun, pemberantasan harus juga didukung dengan penindakan hingga beking yang melindungi peredaran narkoba.

Di samping itu, Sahroni menyarankan sosialisasi terhadap bahaya narkoba dan pencegahannya harus terus digalakkan terutama di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

"Salah satu sasaran pengedar narkoba adalah para pelajar. Sebagai generasi penerus bangsa, mereka harus diberikan pemahaman bahaya narkoba sehingga tak tergoda untuk mengonsumsinya," tandasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x