Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:53 WIB

Ngeri! Video Aksi Pagar Nusa Gagal, 1 Siswa Tewas

Oleh : Azwar | Jumat, 4 Mei 2018 | 17:35 WIB

Berita Terkait

Ngeri! Video Aksi Pagar Nusa Gagal, 1 Siswa Tewas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah video yang beredar memperlihatkan atraksi Pagar Nusa. Terlihat enam murid menelungkup kemudian dilindas oleh mobil. Sayangnya aksi ini gagal dan memakan satu korban tewas.

Video berdurasi 2 menit 51 detik itu diambil saat kegiatan perpisahan murid kelas IX yang diadakan oleh pengelola Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Kholil di Jalan Limunjan, RT. 21, Kelurahan Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur pada kemarin, Kamis (03/05/2018).

Terlihat enam orang siswa berpakaian seragam silat hitam-hitam menelungkup secara berjejer dan kemudian sebuah mobil pick-up berjalan dan melindas mereka. Kegiatan itu memang dimaksudkan sebagai bagian dari atraks silat Pagar Nusa yang menjadi salah satu acara hiburan di acara perpisahan itu.

Nahas, setelah mobil melindas melewati mereka, seorang siswa di urutan paling kanan nampak tidak bergerak. Lalu instruktur atau guru yang mengawasi atraksi itu terlihat berupaya memberikan bantuan. Para murid lainnya yang menonton pun terlihat mulai mengerubungi.

Video ini dengan cepat menyebar di Instagram dan memperoleh banyak tanggapan yang kebanyakan mengecam atraksi berbahaya itu karena para siswa yang dilibatkan tidak terlihat memakai pengamanan.

Seperti dikutip dari Radarbogor, Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Andika Dharma Sena, membenarkan insiden meninggalnya satu orang siswa dengan inisial nama RA (16) seusai berpartisipasi dalam atraksi Pagar Nusa itu.

"Benar ada yang meninggal dan saat ini kami masih melakukan pendalaman," katanya Kamis (3/5/2018).

Berdasarkan laporan tentang kronologi kejadian yang diterima oleh Polres Berau, atraksi yang dilakukan RA bersama lima rekan santri lainnya itu, mengharuskan mereka dilindas sepeda motor dan mobil pick up jenis L300.

Pada atraksi pertama, dilindas sepeda motor, enam santri itu berhasil melaluinya dengan selamat. Namun, pada atraksi selanjutnya yakni dilindas menggunakan pick up, RA dan santri lainnya berinisial JO, dibuat tak sadarkan diri. Sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai.

"Setelah sampai di rumah sakit, RA telah dinyatakan meninggal dunia. Sementara JO langsung mendapat perawatan insentif di rumah sakit," ucapnya.

Untuk mendalami kasus tersebut, pihak kepolisian telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil keterangan dari pengurus Al-Kholil, ketua panitia wisuda, serta Ketua Pagar Nusa. Selain itu, dua buah papan dan dua buah batu bata sebagai alat bantu dalam atraksi maut itu, turut disita petugas sebagai barang bukti.

[rok]

Komentar

Embed Widget
x