Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 18:19 WIB

Kabareskrim: Kasus Bocah Tewas di Monas Diproses

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 4 Mei 2018 | 11:42 WIB

Berita Terkait

Kabareskrim: Kasus Bocah Tewas di Monas Diproses
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto memastikan proses hukum kasus 2 bocah yang tewas usai mengikuti acara bagi-bagi sembako di Monas tetap berjalan. Saat ini, pihaknya sedang menyelidiki ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus ini.

"Siapa bilang engga ada respon, direspon dong. Ada suatu peristiwa, ada meninggal orang, kita pasti kita cari tau apakah ada peristiwa pidana atau tidak. Masih penyelidikan," ujar Ari Dono di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2018).

Ari Dono mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikian dengan memintai keterangan-keterangan saksi, keterangan ahli untuk mengetahui kronologi kejadian tersebut.

"Bagaimana jalannya peristiwa itu. Nah kegiatan-kegiatan kepolisian itu kan tidak selamanya terbuka untuk mencari tau suatu peristiwa itu," katanya.

Soal polisi yang disebut tak ada di lokasi saat peristiwa naas itu, Ari menjelaskan bahwa setiap kegiatan yang terlihat ada kerumunan massa sudah pasti Polisi ada disitu.

"Iya, ada suatu peristiwa yang menonjol, yang menarik. Ada kerumunan orang saja yang patut diduga bisa menimbulkan suatu persoalan polisi pasti hadir di situ. Otomatis. Hanya kan engga semua peristiwa," jelas Ari Dono.

Sebelumnya salah satu korban yakni Muhammad Rizky Saputra (10) tewas usai mengikuti acara bagi-bagi sembako di Monas pada Sabtu 28 April 2018. Rizky yang merupakan warga Pademangan, Jakarta Pusat disebut terinjak-injak saat mengantre bagi-bagi sembako tersebut.

Ibunda Rizky, Komariah (49) resmi melaporkan Ketua Forum Untukmu Indonesia (FUI) Dave Revano Santosa sebagai penyelenggara bagi-bagi sembako ke Bareskrim Polri pada Rabu (). Dave disebut lalai hingga menyebabkan Rizky tewas. [rok]

Komentar

Embed Widget
x