Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 14 Agustus 2018 | 21:37 WIB

Ruhut 'Si Poltak' Selalu Pilih Partai Berkuasa

Oleh : Fadhli Zikri | Jumat, 4 Mei 2018 | 07:06 WIB
Ruhut 'Si Poltak' Selalu Pilih Partai Berkuasa
Ruhut Sitompul - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ruhut Sitompul merupakan nama yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia, bahkan Ruhut kerap dikenal dengan aksi-aksi kontroversialnya.

Ruhut beberapa hari terakhir kembali menjadi sorotan, dikenal sebagai politikus Demokrat, tiba-tiba Ruhut mengenakan seragam PDI Perjuangan. Bahkan 'Si Poltak' dikabarkan akan menjadi kader PDI Perjuangan.

Sebetulnya kedekatan Ruhut dan PDI Perjuangan sudah terjadi sejak Pilkada DKI 2017 lalu. Saat itu Ruhut mendukung pasangan calon Ahok-Djarot yang diusung PDI Perjuangan, sedangkan partainya mengajukan pasangan AHY-Sylvi. Namun Ruhut justru terang-terangan menolak pasangan yang diusung Demokrat.

Sikap Ruhut tersebut membuat Demokrat bersikap tegas, menurut Ketua Bidang Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean, Ruhut sudah diberhentikan dari Demokrat sejak Oktober 2016.

Ruhut bukan kali pertama keluar masuk partai politik, sebelumnya ia merupakan politikus Partai Golkar. 'Raja minyak dari Medan' itu menjadi kader beringin saat Partai Golkar memenangi Pemilu yang dipimpin oleh Akbar Tandjung.

Kemudian Ruhut keluar dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Demokrat dimana saat itu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan partainya menjadi partai penguasa selama dua periode.

Setelah SBY lengser dan menyelesaikan tugasnya, Ruhut yang selama 10 tahun paling terdepan membela SBY dan Demokrat, tiba-tiba berjarak dan menjauh. Bahkan saat Demokrat mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Calon Gubernur di Pilkada DKI, Ruhut justru mendukung pasangan lain.

Disaat itu pula hingga saat ini, Ruhut kerap terdepan dalam membela Presiden Jokowi disetiap isu yang 'menyudutkan' Presiden. Sekaligus, Ruhut selalu mendukung pasangan-pasangan Calon Gubernur yang diusung PDIP.

Yang terbaru Ruhut mendukung pasangan Djarot-Sihar dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara. Bahkan dalam salah satu kampanye Djarot-Sihar, Ruhut sudah tidak ragu mengenakan seragam PDI Perjuangan. Pria kelahiran Medan, 2 Maret 1954 itu, mengaku siap bergabung dengan PDI Perjuangan seandainya Partai Demokrat betul-betul sudah menutup pintu untuk dirinya.

Jika nantinya Ruhut benar-benar bergabung dengan PDI Perjuangan, maka Ruhut sudah tiga kali masuk kedalam partai politik yang berbeda, dan yang menjadi menarik Ruhut bergabung dengan partai-partai tersebut disaat berkuasa di pemerintahan.[jat]

Komentar

x