Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 04:26 WIB
 

844 Ribu Warga Belum Rekam Ulang e-KTP

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 3 Mei 2018 | 17:15 WIB
844 Ribu Warga Belum Rekam Ulang e-KTP
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak 844 ribu masih belum melakukan perekaman ulang e-KTP di Disdukcapil daerah masing-masing jelang Pilkada serentak 2018.

Menanggapi hal itu, Mendagri Tjahjo Kumolo menghimbau kepada masyarakat yang belum merekam ulang e-KTP untuk segera melakukan perekaman. Sebab, e-KTP merupakan syarat utama warga bisa melakukan pencoblosan.

"Minimal di data kami itu ada data ganda, satu orang punya 2 atau 3 KTP ya tolong lah merekam ulang memastikan apa nama ini masih hidup atau sudah meninggal," kata Tjahjo usai menghadiri Apel Kasatwil Polri di PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018).

Tjahjo menuturkan perekaman ulang ini juga bertujuan untuk memastikan alamat dari warga itu, sehingga bisa dipastikan yang bersangkutan masuk ke TPS mana.

Selain itu Tjahjo juga meminta agar masyarakat yang belum memiliki e-KTP untuk lebih aktif melakukan perekaman ulang di Disdukcapil Kabupaten atau Kota tempat tinggalnya.

"Ya kalau yang 800 ribu sekian tadi enggak mau merekam enggak mau datang (ke Disdukcapil) ya sulit. Kalau desa pinggiran ya kita proaktif ya ngecek tapi kalau tinggal di kota ya repot. Jadi proaktif masyarakat yang kami perlukan," tutur Tjahjo.

Oleh sebab itu, jika nanti warga yang belum melakukan perekaman ulang e-KTP hinggan nama warga tersebut tak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Ia meminta warga tak menyalahkan pemerintah dalam hal ini KPU karena sudah dihimbau jauh-jauh hari.

"Sisa (warga) yang belum merekam tadi jangan salahkan pemerintah jangan salahkan KPU kalau namanya tidak terdaftar di TPS ya," ujar Tjahjo.

Sementara itu, anggota Komisioner KPU Pramono Ubaid Thantowi menyebut KPU kabupaten dan kota bersama Bawaslu dan Disdukcapil terus mendorong agar warga yang belum memiliki e-KTP untuk segera melakukan perekaman ulang.

Untuk memastikan data tersebut KPU akan melakukan pengecekan nama warga yang belum memiliki e-KTP itu ada di DPT atau tidak.

"Atau apakah mereka ada di data SIAK (sistem informasi akreditasi kependudukan), lalu KPU Bawaslu dan Disdukcapil Kabupaten Kota terus mempercepat proses perekaman ulang (e-KTP)," kata Pramono.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x