Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 Agustus 2018 | 12:41 WIB

19 Ribu Warga Sumenep Terancam Hilang Hak Pilih

Oleh : - | Kamis, 3 Mei 2018 | 16:15 WIB
19 Ribu Warga Sumenep Terancam Hilang Hak Pilih
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Sumenep - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menyatakan bahwa sebanyak 19.289 warga Sumenep yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur/ Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, belum melakukan perekaman data untuk pembuatan KTP elektronik.

"Saat ini Dispendukcapil tengah melakukan penyisiran untuk melakukan perekaman terhadap warga. Bagi yang sudah melakukan perekaman data, akan diterbitkan surat keterangan (suket) oleh Dispendukcapil," kata Komisioner KPU Sumenep, Rahbini, Kamis (03/05/2018).

Ia memaparkan, awalnya jumlah pemilih dalam DPT yang belum ber-KTP elektronik sebanyak 39.463 orang. Namun yang telah melakukan perekaman sebanyak 20.174 orang. Dengan demikian, masih ada 19.289 orang yang belum melakukan perekaman.

"19 ribu lebih calon pemilih itu bisa kehilangan hak pilihnya kalau tidak melakukan perekaman. Karena suket hanya akan dikeluarkan oleh Dispendukcapil bagi warga yang telah melakukan perekaman," ucapnya.

Ia menjelaskan, suket yang diterbitkan oleh Dispendukcapil tersebut bisa digunakan untuk menyalurkan hak pilihnya dalam Pilgub Jatim.

"Sesuai aturan yang baru, warga yang tercantum dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya apabila mengantongi KTP elektronik atau surat keterangan. Kalau hanya form C6 kwk atau yang dulu dikenal sebagai undangan pemilih tanpa KTP elektronik atau suket, tidak bisa menggunakan hak pilihnya di TPS," ujarnya.

Karena itulah, ia meminta agar masyarakat aktif melakukan perekaman ke Dispendukcapil agar tidak kehilangan hak pilihnya. Ia juga berharap agar Dispendukcapil mempermudah warga yang akan melakukan perekaman.

"Dispendukcapil saat ini menyisir langsung ke bawah untuk melakukan perekaman. Karena meskipun masuk ke DPT, kalau belum melakukan perekaman ya tidak bisa menggunakan hak pilihnya," terang Rahbini.

Dalam Peraturan KPU nomor 8 tahun 2018 pasal 7 ayat (1), disebutkan bahwa pemilih yang terdaftar dalam DPT bisa memberikan hak suaranya di TPS. Sedangkan di ayat (2) disebutkan bahwa dalam memberikan suaranya seperti tercantum dalam ayat (1), pemilih harus menunjukkan C6 KWK atau surat pemberitahuan, dan menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan.

"Karena itulah kami berkoordinasi dengan Panwas untik melakukan rapat dengan Dispendukcapil, agar mempercepat perekaman KTP elektronik," tuturnya Rahbini.

Jumlah DPT Pigub 2018 untuk Kabupaten Sumenep sebanyak 854.158 orang. [beritajatim]

Komentar

x