Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 07:23 WIB

Bekas Dirjen Hubla Bantah Nyari Uang Lewat Jabatan

Oleh : Ivan Sethyadi | Kamis, 3 Mei 2018 | 13:14 WIB

Berita Terkait

Bekas Dirjen Hubla Bantah Nyari Uang Lewat Jabatan
Bekas Dirjen Hubla Kemenhub Antonius Tonny Budiono - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bekas Dirjen Hubla Kemenhub Antonius Tonny Budiono mengaku khilaf saat menerima suap dalam bentuk ATM.

Dia memastikan, tidak ada niatan untuk memanfaatkan jabatannya sebagai dirjen untuk mengeruk kekayaan.

"Berharga atau tidak sebagai oleh-oleh, saya tidak memikirkan nilainya, sehingga terjebak begitu saja di mes tempat saya tinggal, bersama dengan pakaian kotor maupun yang belum disetrika," katanya di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (3/5/2018).

"Jika niat saya untuk mengumpulkan harta, tas dan uang yang disita pasti tidak ada situ (mes), tidak ada yang saya tutup-tutupi apalagi dipoles," sambungnya berusaha meyakinkan hakim.

Dengan tuntutan tujuh (7) tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tonny hanya bisa berharap kepada majelis hakim agar menghukumnya dengan penuh rasa keadilan serta mempertimbangkan pengabdiannya selama puluhan tahun sebagai pejabat negara.

"Segala prestasi dan pengabdian saya mungkin akan dianggap sia-sia, akan saya terima apa adanya. Tapi kalau majelis hakim berkenan memberi saya kesempatan di sisa usia senja saya untuk bisa hidup bersama anak, menantu, dan cucu," tandasnya.

Tonny sebelumnya dituntut hukuman penjara selama 7 tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai Tonny secara sah dan meyakinkan menerima suap sebesar Rp 2,3 miliar dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adi Putra Kurniawan.

Selain tuntutan penjara, Tonny juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan. [rok]

Komentar

Embed Widget
x