Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 06:36 WIB
 

Laporan Pencemaran Nama Baik

Fahri Tak Terima Sohibul Seret Salim Aljufri

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 2 Mei 2018 | 15:00 WIB
Fahri Tak Terima Sohibul Seret Salim Aljufri
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menjalani pemeriksaan terkait laporannya terhadap Presiden PKS, Sohibul Iman terkait kasus dugaan pencemaran nama baik di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Diperiksa selama dua jam, Fahri mengaku dicecar lima pertanyaan tambahan. Menurutnya, terlapor dalam hal ini Sohibul Iman telah menyeret-nyeret nama Ketua Majelis Syuro, Salim Aljufri untuk dijadikan saksi dalam kasus tersebut.

Menurutnya, hal ini dianggap tidak bisa dibenarkan karena apa yang dilaporkan Fahri merupakan peryataan Sohibul yang menyebutkan dirinya pembohong dan pembangkang.

"Saya datang untuk lengkapi keterangan, karena ada upaya untuk menjadikan Ketua Majelis Syuro sebagai saksi. Sementara saya mengatakan yang saya jadikan peristiwa itu hanya peristiwa keterangan daripada pernyataan Shohibul di media massa khususnya televisi," kata Fahri.

Dalam hal ini, Fahri menyebutkan bahwa dirinya sudah membawa soft copy video yang dijadikan alat bukti dalam pelaporannya tersebut.

"Saya sudah copy videonya, saya serahkan ke penyidik dan itu satu alat bukti yang valid. Berikutnya ahli pidana sepakat sebagai saksi untuk itu. Tapi rupanya Shohibul memaksa bahwa peristiwa tuduhan beliau kepada saya bohong dan membangkang itu, benar adanya dengan cara menarik Ketua Majelis Syuro," jelasnya.

Fahri manilai Sohibul Iman dalam kasus ini tidak mau bertanggung jawab secara personal, sehingga dirinya membawa nama Ketua Majelis Syuro dalam kasus ini.

Ia juga menyatakan jika seharusnya Sohibul tidak menyeret-nyeret nama orang yang tidak bersalah dalam perkara ini.

"Tapi saya nggak mau ngelarang kalau ada yang lain mau terlibat silahkan, saya juga siap dengan banyak persoalan yang akan saya buka. Tapi sikap saya, saya mau batasi ini. Saya sudah sampaikan pada penyidik, saya batasi," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, Sohibul Iman dilaporkan Fahri Hamzah ke Polda Metro Jaya, pada Kamis, 8 Maret 2018 lalu. Laporan itu terkait pernyataan Sohibul Iman yang menyebut Fahri pembohong dan pembangkang. Laporan bernomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus per tanggal 8 Maret 2018.

Atas laporan itu, Sohibul terancam dikenakan Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 43 Ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 311 KUHP dan atau 310 KUHP. [rym]

Komentar

 
Embed Widget

x