Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 13:15 WIB

Bamsoet Komitmen Jaga DPR sebagai Pilar Demokrasi

Oleh : - | Rabu, 2 Mei 2018 | 07:50 WIB
Bamsoet Komitmen Jaga DPR sebagai Pilar Demokrasi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan bahwa dirinya akan terus menjaga demokrasi berjalan baik. Legislator Golkar itu menjanjikan akan selalu membangun hubungan baik antara DPR dengan pemerintah, sekaligus menjadikan parlemen sebagai lembaga yang selalu terbuka bagi siapa pun.

Bamsoet -panggilan akrab Bambang- menyatakan hal itu guna menanggapi penghargaan dari sebuah portal berita yang menobatkannya sebagai peraih trofi Manusia Bintang untuk kategori Golden Democracy Award belum lama ini. Penyerahan penghargaan itu dilaksanakan di Bengkulu, Minggu (29/4).

Penghargaan untuk Bamsoet didasari kiprahnya sebagai mantan wartawan yang terjun menjadi politikus dan menunjukkan dedikasinya sebagai wakil rakyat. Mantan ketua Komisi Hukum DPR itu juga dikenal mudah bergaul dengan semua kalangan tanpa batas formalitas dan keprotokoleran.

Bamsoet mengatakan, dirinya selalu berusaha menjaga hubungan baik antara DPR RI dengan semua pihak. Selain itu, politikus yang aktif menulis itu juga tengah berupaya membangun DPR sebagai parlemen modern yang terbuka terhadap kritik dari siapa pun.

"Saya anggap penghargaan ini juga sebagai bentuk apresiasi atas kinerja DPR RI. Alhamdulillah, ada yang memberikan nilai plus di tengah banyaknya pandangan negatif terhadap DPR," ujar Bamsoet, Rabu (2/5)

Hanya saja, Bamsoet memang tak bisa menghadiri penyerahan Golden Democracy Award di Bengkulu pada Minggu lalu (29/4) karena ada kegiatan lain di Bali. Bamsoet lantas mengutus staf khususnya, Yahya Zaini untuk menerima penghargaan itu.

Bamsoet menyebut penghargaan itu sebagai cambuk untuk meningkatkan kinerja sebagai wakil rakyat. "Terutama dalam mengangkat muruah DPR RI sebagai lembaga perwakilan yang dekat dengan rakyat," ujarnya.

Bamsoet menegaskan, DPR merupakan rumah rakyat. Karena itu, katanya, DPR tak akan bersikap antikritik.

"Kritik bagaikan vitamin yang menyehatkan pertumbuhan demokrasi. Silakan beramai-ramai mengkritik DPR lewat lomba kritik terbaik DPR yang diadakan hingga bulan Agustus mendatang," pungkasnya. [rok]

Tags

Komentar

x