Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 25 Mei 2018 | 17:33 WIB
 

Netizen Dukung Polri Usut #SembakoMaut di Monas

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 2 Mei 2018 | 03:11 WIB
Netizen Dukung Polri Usut #SembakoMaut di Monas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno mengaku mendapatkan informasi adanya korban jiwa atas kegiatan bagi-bagi sembako yang digelar Forum Untukmu Indonesia di Monas, pada Minggu (29/4/2018).

Karena dianggap sepi pemberitaan atas insiden tewasnya dua orang korban bagi-bagi sembako, maka netizen inisiatif membuat hastage #SembakoMaut.

Rata-rata, para netizen meminta kepada aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut tuntas tewasnya dua orang tersebut. Sebab, penegakan hukum harus dilakukan secara adil terhadap siapa pun.

"Gw dukung Polri usut tuntas yang melakukan persekusi ke Bu Suzi dan anaknya di CFD, harus tuntas. Gw juga kasih dukungan yang sama untuk pengusutan kasus #SembakoMaut di Monas. Semua (harusnya) sama di mata hukum," kata one Maraputra @roses_man di akun twittenya yang dikutip pada Selasa (1/5/2018).

Selain itu, akun Blitzkrieg @SitiMar09 seperti kecewa karena tidak adanya pemberitaan tentang kabar dua orang tewas dalam kegiatan bagi-bagi sembako di Monas.

"Dan sepi berita, atau sengaja dibuat sepi, atau, ah sudahlah. Bagi-bagi sembako dengan berbagai macam selubung ini harus diusut tuntas. Siapa inisiator, pendana, panitianya, dan tujuannya apa #SembakoMaut #2019GantiPresiden," ujarnya.

Kemudian, akun Rudy Hartono @Rudi_27 juga mendukung Polri mengusut aksi persekusi saat car free day di Bunderah HI, Jakarta Pusat. Namun, jangan juga mengabaikan bagi-bagi sembako yang menewaskan orang.

"Persekusi memang tidak patut dilakukan tapi menyepelekan #SembakoMaut itu keji, urusannya nyawa," jelas dia.

Sementara, akun Ibnu Solh @IbnuSholh mendesak kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti informasi adanya dua orang tewas saat bagi-bagi sembako di Monas.

"Sangat layak panitia dijadikan tersangka atas kelalaian yang menyebabkan orang meninggal tersebut
#SembakoMaut," katanya.

Akun Mr Japung @budijapung pun melihat sepi sekali pemberitaan atas tewasnya dua orang akibat kegiatan bagi-bagi sembako, karena tertutup dengan berita persekusi seorang ibu dan anak saat CFD.

"Nah ni yang acara sampai jatuh korban jiwa pemberitaan dikit banget. #SembakoMaut. Berita dari kemarin di media sebagian besar membahas Ibu-ibu CFD. Hadeuh. Nyawa ni Bro.. Nyawa," sesalnya.

Di samping itu, akun #2019GantiPresiden @AgusBoedibaik mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada lagi dengan ajakan bagi-bagi sembako di tahun politik sekarang ini.

"#SembakoMaut. Hati-hati jelang pilkada apalagi pilpres akan banyak sembako gratis bertebaran yang akhirnya akan buat rakyat mati perlahan selama 5 tahun kedepan," tandasnya.[ris]

Komentar

 
Embed Widget

x