Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:48 WIB

Polisi Sita 585 Botol Miras di Batu

Oleh : - | Jumat, 27 April 2018 | 02:02 WIB
Polisi Sita 585 Botol Miras di Batu
Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menjelang Puasa Ramadhan, Polri sedang menggencarkan giat operasi atau razia terhadap minuman keras yang terus marak, apalagi sampai mengakibatkan korban tewas karena adanya pabrik miras oplosan.

Kini, Polres Batu juga menggalakkan operasi terhadap minuman keras di wilayah Kota Batu, Jawa Timur.

Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto mengatakan pihaknya melakukan Operasi Tumpas Semeru 2018 untuk menyisir kawasan yang rawan peredaran minuman keras. Bahkan, petugas menyita ratusan botol minuman keras berbagai merk termasuk miras oplosan.

"Ada sekitar 585 botol miras yang disita berbagai merk termasuk miras oplosan, itu yang disita merupakan campuran buatan pabrik golongan B dan arak," kata pria yang akrab disapa Budher ini, Kamis (26/4/2018).

Mantan Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya ini mengatakan ada sebanyak 32 penjual minuman keras yang diamankan untuk diproses hukum lebih lanjut, karena mereka melakukan tindak pidana ringan (tipiring).

"Kota Batu memiliki peraturan daerah yang mengatur soal miras, tapi Perda tersebut belum mengatur tentang miras oplosan yakni Perda Kota Batu Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pengendalian Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol," ujarnya yang juga mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan.

Pihaknya akan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencegahan terhadap peredaran minuman keras agar tidak ada korban jiwa akibat oknum yang mengoplos miras seperti di beberapa daerah.

"Kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Disperindah dan bidang kefarmasian. Operasi ini akan terus dilakukan khususnya menjelang bulan Puasa Ramadhan," jelas dia.

Untuk diketahui, Wakapolri Komjen Syafruddin memerintahkan jajaran kepolisian untuk membumihanguskan minuman keras di Indonesia sampai ke akar-akarnya.

"Kita serius sekali seluruh Indonesia harus zero, kalau istilah saya diratakan dengan tanah. Bulan ini selesai. Bulan Ramadan tidak ada miras seluruh Indonesia," kata Syafruddin. [ton]

Komentar

x