Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:03 WIB

Tiga Warga Surabaya Tewas Usai Pesta Miras

Oleh : - | Senin, 23 April 2018 | 10:39 WIB
Tiga Warga Surabaya Tewas Usai Pesta Miras
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Tiga warga Surabaya meninggal setelah melakukan pesta miras (minuman keras) jenis arak oplosan atau cukrik. Tiga korban merupakan warga Pacar Keling IV Surabaya. Mereka adalah Wahyudi (52), Samsul (58), dan Totok Pramudji Arianto (49).

Dari data yang diperoleh, ketiganya melakukan pesta miras sejak Jumat (20/4/2018) hingga Sabtu (21/4/2018) malam.

Ketua RT setempat, Hariandi mengakui ada pesta miras di sekitar rumah korban. "Ada dua tempat yang digunakan pesta miras, area pasar dan depan gang dekat rumah, karena memang satu kampung," ujar Hariandi, Senin (23/4/2018).

Dia menegaksan, meninggalnya ketiga korban itu dalam waktu yang berbeda, namun dipastikan setelah melakukan pesta miras tersebut.

Fauzi, warga setempat menceritakan, korban pertama yang meninggal adalah Totok. Totok mengalami muntah terus-menerus dan tak sadarkan diri, bahkan korban sempat dibawa ke rumah sakit dr. Soetomo pada pukul 01.00 WIB, Minggu (22/4).

Namun dua jam berselang, nyawa Totok tak terselamatkan. "Totok sempat dilarikan ke rumah sakit, sekitar pukul 03.00 WIB dikabarkan meninggal. Kemudian disusul Wahyudi dan Samsul pada Minggu siang," kata Fauzi.

Terpisah, Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno yang berada di lokasi menyebut jika saat ini pihaknya dibantu tim Inafis Polrestabes Surabaya berupaya mengungkap penyebab pasti meninggalnya ketiga orang tersebut.

"Kami dibantu inafis polres melakukan identifikasi terhadap ketiga korban yang laporan masyarakatnya meninggal diduga akibat berpesta miras oplosan. Jenazah akan kami bawa ke rumah sakit untuk di autopsi," ujar Prayit.

Lebih lanjut, pihak kepolisian tengah melakukan proses penyelidikan dengan mengumpulkan data dan keterangan saksi serta mencari sumber dimana miras tersebut diperjual-belikan.

"Kami akan dalami dan upaya mencari penjual miras tersebut. Kami belum bisa pastikan sebelum tim labfor mengeluarkan data terkait kandungan miras. Apakah memang sudah dioplos atau dioplos lagi oleh korban," tutupnya.

Selain mengumpulkan keterangan saksi, polisi juga menemukan dua botol berukuran satu liter kosong yang diduga bekas isi minuman tersebut. [beritajatim]

Komentar

x