Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 08:18 WIB

Menko PMK Cek Kesiapan Fasilitas Haji Indonesia

Minggu, 22 April 2018 | 22:42 WIB

Berita Terkait

Menko PMK Cek Kesiapan Fasilitas Haji Indonesia
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Madinah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memastikan kesiapan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji bagi calon jamaah haji Indonesia tahun 2018.

Peninjauan dilakukan di beberapa fasilitas calon jemaah haji Indonesia bersama Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek.

Menko PMK dan rombongan tiba di pemondokan Taiba Arac Suites disambut oleh General Manager Mahmoud Khalil. Hotel Taiba Arac Suites memiliki daya tampung mencapai 3.300 orang jemaah haji.

"Pemerintah terus berupaya melayani calon jamaah haji Indonesia dengan sebaik-baiknya. Saya melihat langsung pemondokan yang disiapkan di Madinah, fasilitasnya sangat bagus dan persis di depan Masjid Nabawi," jelas Menko PMK.

Seluruh hotel jemaah haji Indonesia di Madinah pada 2018 berada di daerah Markaziah yaitu berada di areal dekat Masjid Nabawi. Puan berharap dengan fasilitas pemondokan yang dekat dengan Masjid Nabawi akan menambah khusyu para calon jamaah haji Indonesia saat beribadah.

Titik selanjutnya dari kunjungan Menko PMK dan rombongan adalah Kantor Kesehatan Haji Indonesia. Menko Puan melihat langsung sarana dan prasarana kesehatan yang dipersiapkan menyambut calon haji Indonesia.

"Saya minta fasilitas kesehatan Indonesia siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi jamaah haji Indonesia. Siapkan dokter-dokter spesialis dari Indonesia", sebut Menko PMK.

Sementara itu, Menko PMK menyoroti tentang letak kantor kesehatan haji yang cukup jauh dari pemondokan jamaah haji Indonesia. Menko PMK menegaskan agar pada musim ibadah haji berikutnya kantor kesehatan jamaah haji Indonesia berjarak lebih dekat dengan pemondokan.

Mengakhiri hari pertama peninjauan fasilitas haji 2018, Menko PMK memimpin langsung rapat koordinasi bersama Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek, Dubes R.I. untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono, Dirjen Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Aly, Perwakilan Kantor Kesehatan Haji, Staf Teknis Urusan Haji, serta jajaran Ketua Tim Penyediaan Layanan Jemaah Haji Indonesia dan Staf KJRI Jeddah, untuk memastikan kesiapan pemerintah melayani calon jamaah haji Indonesia.

Salah satu yang menjadi pembahasan penting adalah antrian panjang saat di imigrasi Arab Saudi. Menko menegaskan agar Dubes RI untuk Arab Saudi dan Kementerian Agama serta pihak terkait memperjuangkan pelayanan imigrasi khusus ke pemerintah Arab Saudi.

"Harus diupayakan permintaan pelayanan imigrasi khusus ke pemerintah Arab Saudi sehingga calon jamaah haji Indonesia tak kelelahan sebelum menunaikan ibadahnya. Penerbangan dari tanah air ke Arab Saudi sudah jauh dan melelahkan, jika saat pengurusan imigrasi masih antri panjang, akan tambah melelahkan", tegas Menko PMK.

Menko PMK juga sekaligus meminta agar Dirjen Haji, Kementerian Agama bersama-sama dengan BPKH melakukan kajian kemungkinan pembangunan fasilitas hotel. Dengan jumlah jamaah haji 221.000 orang per tahun, misalnya bisa dibangun beberapa hotel yang dapat menampung 25.000 jemaah. Diluar musim haji, hotel tersebut bisa ditawarkan kepada penyelenggara umrah. [ton]

Komentar

Embed Widget
x