Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 03:44 WIB
 

Rommy Cerita Pernah Juara MTQ

Oleh : - | Minggu, 22 April 2018 | 14:33 WIB
Rommy Cerita Pernah Juara MTQ
Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf Quran Nasional M. Romahurmuziy - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf Quran Nasional M. Romahurmuziy mengaku senang saat berkumpul para peserta Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat SLTA yang diadakan Yayasan Wakaf Quran Indonesia (YWQI) di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap Jakarta Timur, Sabtu (21/4) malam.

"Kalau lagi berkumpul dengan para peserta MTQ dan santri yang pandai melantunkan Quran jadi ingat saat kecil dulu suka ikut MTQ dan juara," kata Rommy yang juga Ketua Umum PPP tersebut.

Rommy memang dikenal sebagai orang yang lahir di keluarga santri. Ayahnya KH Tolhah Mansyur merupakan pendiri IPNU Dan sang ibu, Umroh Mahfudhoh adalah cucu pendiri NU KH Wahab Hasbullah.

Rommy mengapresiasi kegiatan MTQ yang digagas YWQI. Rommy meminta para pemenang untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang mereka raih.

"Pertahankan terus prestasi, karena hal itu bisa menjadi ladang dakwah di masa depan kelak," kata Rommy.

Dua Siswa SLTA Dapat Umrah

Sementara itu, dari hasil penilaian dewan hakim juara I putra diperoleh Muhammad Rizqon siswa MAN 2 Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sedangkan juara I putri diperoleh Putri Diana siswi MAN 2 Sukabumi, Jawa Barat. Juara 1 berhak mendapatkan hadiah umrah dan uang pembinaan.

Juara II putra diraih Muhammad Khoirul Anam siswa MAN 2 Kudus Jawa Tengah, juara II diraih Zulaikha Siswa MA Qur'an Centre Kepri.

Adapun Juara III putra diraih Haikal Khalilullah, siswa MAN 1 Banda Aceh, NAD dan juara III putri diraih Kuntum Khairo Ummah siswa SMAN 1 Padang Panjang, Sumbar. Para juara mendapatkan thropy dan uang pembinaan. Sementara finalis lainnya mendapatkan uang pembinaan dari Bank Sinarmas Syariah.

Sementara itu, Ketua YWQI Achmad Baidowi menyebut, peserta MTQ berasal dari seluruh Indonesia dari Aceh, Pulau Jawa, Kalimantan dan berbagai daerah lainnya. Teknis kegiatan yakni, para kontestan mengunggah keterampilannya di chanel youtube. Mereka dibagi dalam 7 zona yakin Sumbagut, Sumbagsel, Jawa I, Jawa II, Kalimantan, Sulawesi dan Bali-Nusra-Maluku-Papua. Tiap zona diambil tiga terbaik untuk masuk grand final

Baidowi mengaku sangat suprise dan kagum dengan kemampuan para peserta yang sangat bagus dalam membaca al-Quran. Namun hanya yang terbaiklah yang berhak menyandang gelar juara.

"Kemampuan mereka sangat bagus. Para juara bisa mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang karena saat ini usia mereka masih sangat muda," kata Baidowi.

Ia menambahkan, para qori' remaja itu mampu membuat orang yang mendengarnya terpesona.

"Para qori' remaja itu memperlihatkan kepada kita bawa Indonesia memiliki potensi besar di bidang tilawah. Mereka bisa berprestasi di tingkat internasional," tambah Baidowi.

Mohammad Rizqon, juara 1 putra menyebut ia sangat bangga karena inilah pertama kalinya ia mendapatkan juara MTQ tingkat nasional, setelah beberapa kali mengikuti lomba serupa. Namun ia tahun lalu berhasil menjadi juara 3 tilawah tingkat Internasional di Istanbul, Turki.

"Bagi saya, prestasi ini berkat orang tua, teman, dan para guru. Tanpa dukungan mereka saya tidak bisa berprestasi," kata Rizqon.

Menurut Rizqon, tidak ada strategi khusus agar bisa pandai bertilawah, yang terpenting adalah mencintai al-Quran. Karena kalau sudah suka, semua hal akan dilakukan untuk terus berprestasi. [rok]

Tags

Komentar

 
x