Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:59 WIB

PDIP Menduga Wiranto-SBY Bahas Soal Cawapres

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 20 April 2018 | 06:06 WIB
PDIP Menduga Wiranto-SBY Bahas Soal Cawapres
Menteri Koordinator Polhukam Wiranto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno menduga pertemuan antara Menteri Koordinator Polhukam Wiranto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas soal bakal calon wakil presiden untuk Pemilu 2019 mendatang.

"Bisa diduga demikian. Paling tidak, Presiden mengetahui dan mendapat laporan," kata Hendarawan kepada INILAHCOM, Kamis (19/4/2018).

Namun, Hendrawan tidak mau berandai-andai apabila pertemuan antara Wiranto dengan mantan Presiden SBY itu mendorong putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai bakal calon wakil presiden atau berkoalisi di Pemilu Presiden 2019.

"Buat apa berandai-andai, semua pembicaraan pada tahapan ini masih terbuka. Apa saja bisa dibicarakan dan semua baru opsi-opsi yang masih dijajaki," ujar Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan ini.

Menurut dia, PDI Perjuangan merasa tidak diloncati atas langkah Wiranto yang bertemu dengan SBY. Sebab, semua berkomunikasi multi arah.

"Membangun pemahaman dan kesamaan persepsi mengenai masalah-masalah yang kita hadapi sebagai bangsa. Sama sekali tidak (diloncati)," jelas dia.

Di samping itu, Hendrawan mengaku tidak tahu apa hasil pertemuan dari Wiranto dengan SBY kemarin. Akan tetapi, tentu Wiranto harus melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tentu pertama-pertama harus lapor kepada Presiden. Itu bahan untuk pembicaraan antar Ketum, ini kan rangkaian penugasan. Gambaran utuhnya lahir dari sejumlah pertemuan," tandasnya.

Untuk diketahui, Wiranto menemui Ketua Umum Partai Demokrat SBY di rumah kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (18/4/2018).

Menurut Wiranto, pertemuan tersebut bagian dari tugasnya sebagai Menteri Koordinator Polhukam karena rakyat akan memasuki tahun demokrasi sehingga diharapkan suasananya tetap kondusif.

Ia mengaku sudah menjadwalkan untuk bertemu dengan para tokoh-tokoh politik, pimpinan partai politik untuk sharing soal pemilu supaya sama-sama menjaga pesta demokrasi ini bisa berjalan aman, tertib, lancar dan sukses.[ris]

Tags

Komentar

x