Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 17:49 WIB

Usai Bertemu Wiranto, SBY Belum Kumpulkan DPP

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 20 April 2018 | 03:02 WIB

Berita Terkait

Usai Bertemu Wiranto, SBY Belum Kumpulkan DPP
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengaku belum mengetahui isi dari pertemuan antara dua tokoh bangsa yakni Menteri Koordinator Polhukam (Politik, Hukum dan Keamanan) Wiranto dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya belum bisa memberikan keterangan karena belum tahu isi pertemuannya," kata Didi kepada INILAHCOM, Kamis (19/4/2018).

Menurut dia, sampai saat ini Ketua Umum Partai Demokrat SBY belum mengumpulkan seluruh pengurus partai untuk menginformasikan apa hasil pembicaraan dari pertemuan dengan Wiranto pada Rabu (18/4/2018).

"Belum, kan saat ini kami sedang tour de Java di wilayah Banten. Jadi belum ada yang membahas itu," ujarnya.

Ia mengatakan memang pertemuan antara Wiranto dengan SBY sangat tertutup, sehingga belum diketahui apa saja yang menjadi bahan perbincangan. Biasanya menurut dia, kalau memang untuk konsumsi publik langsung dijelaskan oleh SBY.

"Biasanya kalau untuk konsumsi publik langsung setelah pertemuan kami juru bicara dibrifing mengenai harus bicara apa, ini belum ada apa-apa. Karena ini tertutup dan tidak ada rilis, maka saya tidak bias berpendapat soal itu," jelas dia.

Untuk diketahui, Menteri Koordinator Polhukam Wiranto menemui Ketua Umum Partai Demokrat SBY di rumah kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Wiranto, pertemuan tersebut bagian dari tugasnya sebagai Menteri Koordinator Polhukam karena rakyat akan memasuki tahun demokrasi sehingga diharapkan suasananya tetap kondusif.

Ia mengaku sudah menjadwalkan untuk bertemu dengan para tokoh-tokoh politik, pimpinan partai politik untuk sharing soal pemilu supaya sama-sama menjaga pesta demokrasi ini bisa berjalan aman, tertib, lancar dan sukses.

Antara lain Ketua Umum PAN sekaligus Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy termasuk juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan lainnya.

"Karena memang saya harus menemui beliau-beliau itu untuk mendapatkan masukan-masukan yang dapat saya jadikan satu bahan bagaimana kita mengelola politik nasional supaya stabil," kata Wiranto.

Kemudian, Wiranto menemui SBY karena beliau merupakan mantan Presiden Republik Indonesia dua periode. Tentu, banyak sekali pengalaman beliau soal politik nasional dan keamanan nasional.

"Sehingga, dapat diserap untuk dijadikan bahan pertimbangan saya dalam mengambil suatu kebijakan-kebijakan yang mengarah kepada menjaga stabilitas nasional," ujarnya.

Apalagi, kata Wiranto, SBY merupakan koleganya saat bersama-sama menghadapi berbagai kondisi nasional yang membutuhkan satu pertimbangan-pertimbangan yang matang.

"Tentu saya juga minta pendapat beliau bagaimana kira-kira pandangan beliau tentang kondisi terakhir, terkini di republik ini dan bagaimana pandangan beliau untuk bangsa ini menyongsong masa depan," katanya.[ris]

Komentar

Embed Widget
x