Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 26 April 2018 | 03:23 WIB
 

Tersangka Narkoba Asal AS Acungkan Jari Tengah

Oleh : - | Senin, 16 April 2018 | 16:43 WIB
Tersangka Narkoba Asal AS Acungkan Jari Tengah
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Banyuwangi - Michele Justin, salah seorang tersangka narkoba mengacungkan jari tengah tepat di depan Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman.

Sikap itu dilakukannya usai dirinya bersama tersangka lain digelandang masuk dari acara press release di Mapolres Banyuwangi. Entah, apa maksud dari pasangan Christopher Alan itu. Sehingga membuat Kapolres Banyuwangi jengkel dan terlihat marah.

"Nggak sopan, yang cewek tadi mengacungkan jari tengah ya. Buka aja itu penutup mukanya. Coba lihat itu rekaman videonya, tadi benar kan dia mengacungkan jarinya," ucapa Kapolres Donny kepada sejumlah awak media, Senin (16/4/2018).

Bahkan, seolah tak merasa sungkan tersangka itu terus saja mengacungkan jari tengahnya hingga memasuki ruang penyidikan. Terlebih, beberapa kali dirinya juga terekam mengucapkan kata-kata yang tak sopan saat press release berlangsung. "Take a picture, please. Bitc*," ucap Michele Justin sambil mengangkat tangan bergaya metal.

Kedua tersangka turis asal Amerika itu ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Banyuwangi saat pesta narkoba jenis sabu. Pasangan yang merupakan warga Amerika Serikat (USA) itu diamankan oleh petugas saat berlibur di Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran pada Kamis (12/4/2018).

Mereka ditangkap bersama kawannya Nanang Khosim dan Hendrix Atrino Nugroho. Saat itu, mereka menyepakati sebuah ajakan untuk pesta sabu di rumah Sunaryo.

Selanjutnya, Satresnarkoba Polres Banyuwangi melakukan penggeledahan dan penangkapan di tempat itu. Benar saja, di lokasi tersebut petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, dua paket sabu seberat 0,53 gram dan 0,13 gram, bong alat hisap, korek api, handphone dan sepeda motor. "Sebagai ilustrasi, yang bersangkutan beberapa kali di Bali melakukan kegiagan yang sama mengkonsumsi obat-obatan yang sama dan kedua turis juga memiliki riwayat sama saat di negaranya," ungkapnya.

Atas penangkapan ini, kelima tersangka dijatuhi Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Sub Pasal 127 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x