Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 26 April 2018 | 03:21 WIB
 

Saksi Harap First Travel Tetap Berangkatkan Jemaah

Oleh : Ivan Setyadi | Senin, 16 April 2018 | 16:11 WIB
Saksi Harap First Travel Tetap Berangkatkan Jemaah
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Depok - Saksi meringankan dari terdakwa kasus First Travel menyebut pencabutan izin First Travel oleh Kementerian Agama membuat janji untuk memberangkatkan jamaah menjadi sia-sia.

Saksi bernama Abdul Salam yang merupakan jemaah umrah First Travel menyebut Andika cs berjanji akan memberangkatkan jemaah setelah melakukan kesepakatan dengan Kementerian Agama. Adapun jadwal keberangkatan yang dijanjikan pada periode November-Desember 2017

"Karena izin First Travel dicabut oleh Kemenag sehingga tidak sempat diberangkatkan," kata Abdul Salam di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (16/4/2018).
Diketahui, Kemenag resmi mencabut izin operasi First Travel pada 1 Agustus 2017 setelah mendapat laporan dari jamaah yang menjadi korban gagal berangkat travek umroh milik pasangan Andika dan Anniesa.

Menurut Abdul, First Travel tetap menjanjikan akan memberangkatkan jemaah yang belum memperoleh kejelasan. "Niatnya jemaah mau diberangkatkan. Tapi sudah ditangkap Bareskrim," sesal Abdul yang harapannya untuk berangkat umroh hingga kini terkatung-katung.

Hingga kini, Abdul tetap menyatakan harapannya agar dirinya dan sejumlah anak dan cucunya bisa diberangkatkan umrah. "Jadi saya mohon kepada First Travel, mohon kami diberangkatkan," pintanya.

Dalam kasus ini, jaksa penuntut umum mendakwa Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan dan Kepala Divisi Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah 63.310 anggota calon jemaah yang hendak menggunakan jasa biro perjalanan mereka. Ketiga orang itu dianggap menggunakan dana calon jemaah Rp 905 miliar.

Komentar

 
Embed Widget

x