Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 26 April 2018 | 03:15 WIB
 

Viral Aksi Pengemudi Gets Tutup Jalur Ambulance

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 16 April 2018 | 05:04 WIB
Viral Aksi Pengemudi Gets Tutup Jalur Ambulance
(Foto: Instagram)

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah video pengendara mobil yang bersikeras menutup jalur Ambulance saat membawa korban kecelakaan di Medan, viral di sosial media instagram. Video ini diunggah akun @inimedanbungg

Dalam video yang terlihat direkam dengan kamera yang menempel pada seorang pengendara sepeda motor terlihat jelas sang pengendara mobil jenis Getz warna Silver dengan nomor polisi BK1314CM bersikeras tidak memberi jalan bagi ambulance dibelakangknya untuk mendahuluinya.

Sang pengendara motor yang merekam kejadian ini pun dibuat kesal pengemudi Getz. Pasalnya ia beberapa kali mencoba mengingatkan pegemudi mobil ini bahwa ada ambulance darurat di belakang mobil yan dikendarainya. Di akhir video, sang pengendara mengaku sebagai anggota TNI.

Begini isi percakapan dalam video yang sempat terekam.

"Pak, tahu ambulance gak pak? Ini saya rekam ini," kata pengendara motor yang merekam aksi ini.

"Saya mo cepat," uajr pengemudi mobil setelah menurunkan kaca mobilnya.

"Kutandai BK (nomor polisi) kau yah. Kuvideo kau yah," kata pemotor lagi.

"Aku TNI bodoh," ujar pengemudi mobil.

"Lah trus kenapa kalau TNI," ujar pemotor.

Pengemudi yang menggunakan kemeja putih dengan celana panjang krem ini pun menghentikan kendaraannya dan turun menghampiri pemotor yang merekam kejadian ini.

Diketahui, pengguna jalan yang patut diutamakan sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan khusus pada bagian kedelapan Hak Utama Pengguna Jalan untuk Kelancaram Paragraf 1 Tentang Pengguna Jalan yang memperoleh Hak Utama Pasal 134.

Disebutkan pada peraturan tersebut, pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan antara lain;
1.Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas
2.Kendaraan ambulan yang mengakut orang sakit
3.Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
4.Kendaraan pimpinan lembaga Negara Republik Indonesia
5.Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara
6.Iring-iringan pengantar jenazah
7.Konvoi dan atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas kepolisian Negara Republik Indonesia. [hpy]


Komentar

 
Embed Widget

x