Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 April 2018 | 17:08 WIB
 

Masih Ada Miras Oplosan, Kapolda Terancam Dicopot

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 13 April 2018 | 17:42 WIB
Masih Ada Miras Oplosan, Kapolda Terancam Dicopot
Wakapolri Komjen Syafruddin - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin menyerukan kepada jajarannya untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) oplosan. Dia memberi waktu sebelum 1 ramadhan agar peredaran miras oplosan tak ada lagi.

"Seperti statment saya dan perintah-perintah saya konsisten terus saya minta sebelum bulan ramadhan itu harus terungkap semua dan selesai tidak ada opininya lagi. Karena kenapa? kita akan memasuki bulan suci umat islam, jangan sampai umat islam mau beribadah terganggu dengan urusan miras itu sangat bertentangan dengan ajaran islam," tegas Syafruddin di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Syafruddin bahkan mengancam akan mencopot Kapolda yang tak bisa memberantas peredaran minuman keras (miras) oplosan. Menurut dia, umat Islam yang hendak beribadah di Bulan Ramadhan tak boleh diganggu dengan hal-hal seperti miras oplosan.

"Pokoknya sebelum masuk 1 Ramadhan itu harus selesai dan opini tidak ada lagi, berhenti. Kalau ada para kepala wilayah kapolres, kapolda yang tidak serius, kita akan ganti yang lain," imbuh dia.

Pihaknya mewanti-wanti kepada jajarannya untuk menyisir seluruh daerah untuk memastikan peredaran miras oplosan itu tak ada lagi. Jajarannya diminta menindak tegas oknum yang tak bertanggungjawab itu.

"Oleh karena itu, kita laksanakan operasi besar-besaran secara simultan operasi kewilayahan operasi terpusat baik itu yang dilakukan oleh Bareskrim Polri untuk menginvestigasi semuanya maupun yang dilakukan intelijen untuk memantau semua gerakan daripada orang-orang yang tidak bertanggungjawab atas kasus miras oplosan," ujarnya.

Sebelumnya, Polri menyampaikan ada 89 orang meninggal akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di wilayah Jawa Barat dan Metro Jaya. Selain itu, ada juga yang masih dirawat akibat dari miras oplosan tersebut. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x