Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 April 2018 | 11:43 WIB
 

Polri Siap Ambil Alih Kasus Bank Century

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 12 April 2018 | 18:28 WIB
Polri Siap Ambil Alih Kasus Bank Century
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memerintah KPK untuk segera melanjutkan penyelidikan kasus bailout Bank Century. Dalam putusan itu juga mempersilahkan penegak hukum lain untuk menyelidiki kasus ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo mengatakan Polri mengaku siap jika diminta untuk menangani kasus bailout Bank Century.

"Polri tidak pernah tidak siap. Kita selalu siap," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, (12/4/2018).

Namun Setyo enggan berkomentar lebih jauh. Pihaknya akan melihat perkembangan lebih dulu. Menurutnya, kasus ini berada di ranah KPK.

"Kitu tunggu saja perkembangannya," kata Setyo.

Jika nanti Polri menyelidiki kasus ini harus melihat unsur-unsur dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka.

"Nanti lihat dulu harus ada unsur yang memang memenuhi kalau unsur sebagai tersangka. Kalau tidak ya nggak bisa lah. Contoh kalau pasal korupsi itu apa sih memenuhi unsur atau tidak," katanya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan atas kasus skandal Bank Century. Hal tersebut termuat dalam putusan bernomor 24/Pid.Pra/2018/PN.Jkt.sel. Hakim mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh MAKI (Masyarakat Anti Korupsi) dengan termohon pihak KPK.

Sebelumnya, Hakim praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memerintahkan KPK menetapkan tersangka baru, yakni sejumlah nama eks pejabat Bank Indonesia (BI), termasuk mantan Gubernur BI Boediono terkait kasus Bank Century.

"Memerintahkan termohon untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk (sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan atas nama terdakwa Budi Mulya) atau melimpahkannnya kepada kepolisian dan atau kejaksaan untuk dilanjutkan dengan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," kata hakim Effendi Mukhtar dalam putusan praperadilan sebagaimana diterangkan pejabat Humas PN Jaksel, Achmad Guntur di kantornya, Selasa (10/4/2018).[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x