Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 19:10 WIB

Setahun Teror Novel, Polri Doakan Cepat Sembuh

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 11 April 2018 | 17:05 WIB

Berita Terkait

Setahun Teror Novel, Polri Doakan Cepat Sembuh
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Teror air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan genap setahun hari ini. Belum ada satu orang pun yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.

Novel telah kembali ke Indonesia setelah menjalani perawat yang panjang di Singapura. Polri pun mendoakan Novel untuk lekas sembuh total atas teror air keras yang menimpanya. Sebab, Polri membutuhkan keterangan yang lebih lengkao dari Novel.

"Kenapa? Karena kami juga punya kepentingan ketika Saudara Novel sehat dan yang kami butuhkan adalah keterangan tambahan dari saudara Novel sendiri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/4/2018).

"Maka dari itu, kami doakan semoga Saudara NB semakin sehat, semakin banyak memberikan keterangan kepada kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya," imbuhnya.

Iqbal mengatakan keterangan dari Novel sangat dibutuhkan oleh penyidik. Oleh karena itu, Novel diharapkan segere sembuh dan dapat memberi keterangan kepada penyidik. Yang pasti Polisi akan menunggu sampai benar-benar Novel sembuh total.

"Siapa pun, NB atau siapa pun yang punya informasi dalam penyelidikan ini, kita terbuka (menerima informasi)," kata Iqbal.

"Saya kira Saudara NB kan masih dalam proses penyembuhan. Proses juga perawatan. Penyidik juga nggak boleh memaksa siapa pun memberikan keterangan dengan tidak melihat kondisi kesehatan," sambung Iqbal.

Novel Baswedan mengalami teror penyiraman air keras pada 11 April 2017. Saat itu, Novel baru saja selesai menunaikan ibadah salat subuh di masjid di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari belakang Novel, muncul 2 orang mengendarai sepeda motor matic menyiramkan air keras ke arah muka Novel dari gelas melamin. Novel pun mengalami luka di kedua mata sehingga harus dirawat di Singapura. Kini Novel sudah kembali ke Indonesia setelah dirawat selama 10 bulan di Singapura. [rok]

Komentar

x