Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 13:56 WIB
 

Saksi Sebut Ada Pembagian Fee untuk Bupati Rita

Oleh : Agus Irawan | Rabu, 11 April 2018 | 16:31 WIB
Saksi Sebut Ada Pembagian Fee untuk Bupati Rita
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Staf Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) Rudi Suryadinata yang dihadirkan sebagai saksi mengatakan ada jatah fee 6 persen yang diterima mantan Bupati Kukar Rita Widyasari.

Tak hanya itu, Tim 11 pemenangan pemilu sebelumnya juga mendapatkan 0,5 persen dari nilai proyek tersebut. Rudi menyebut Junaidi adalah salah satu anggota tim 11 pemenangan pemilu Bupati Rita Widyasari.

"Saya tahu Pak Junaidi memberikan 6 persen fee untuk bu Rita dan setengah persen untuk tim 11 pemenangan pemilunya," kata Rudi saat menjadi saksi untuk terdakwa Rita Widyasari di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).

Rudi menjelaskan saat itu dia menjabat sebagai Kasi Pengelola Jalan Dinas PU, karena mendapatkan tawaran dari anggota DPRD Kukar, Khairuddin. Kemudian Rudi pun diminta tim 11 pemenangan bernama Junaidi dan Rudiansyah untuk mengumpulkan fee dari semua proyek tersebut.

"Pada tahun 2013 saya dipanggil Pak Junaidi dan Pak Rudiansyah di KNPI, saya diminta bantu untuk kumpulin fee proyek di Bina Marga," jelas Rudi.

Setelah mendapatkan uang fee yang dikumpulkan proyek dari kontraktor, dia langsung menyerahkan kepada Junaidi yang merupakan anggota DPRD Kukar.

"Saya berikan ke Junaidi," ungkap Rudi.

Rudi mengaku tidak mengambil fee proyek tersebut, dan tidak mengetahui jumlah uang yang diserahkan kepada Junaidi.

"Berapa uang yang kamu serahkan, miliaran atau jutaan?" tanya jaksa

"Saya tidak tahu berapa jumlahnya, saya tidak menghitung dan hanya menerima bungkusannya saja," jawa Rudi.

Rudi menerangkan awal menjabat sebagai staf bidang Bina Marga pada tahun 2010. Kemudian Khairuddin menawarkan jabatan di Dinas Pertambangan Pemkab Kukar, tetapi dia tolak.

"Saya di telepon malam - malam sama Pak Khairuddin ditawarkan di Dinas Pertambangan tapi saya tolak ," ucap Rudi.

Diketahui Rita disebut jaksa telah menerima uang gratifikasi sebesar Rp 469.465.440.000 atas perizinan proyek pada dinas Pemkab Kukar.

Sementara itu, gratifikasi tersebut diterima melewati Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairuddi yang salah satu anggota tim 11 pemenangan Bupati Rita. [ton]

Komentar

x