Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:37 WIB

Debat, KPU Jatim Batasi Massa Pendukung

Selasa, 10 April 2018 | 09:54 WIB

Berita Terkait

Debat, KPU Jatim Batasi Massa Pendukung
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - KPU Provinsi Jatim menyatakan bahwa Debat Pemilihan Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 pertama diselenggarakan di Dyandra Convention Hall Surabaya pada Selasa (10/4/2018) malam ini pukul 19.30 WIB. Debat akan mengambil isu tema tentang kesejahteraan rakyat.

Anggota KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro mengatakan bahwa persiapan debat pertama kandidat Pilgub Jatim 2018 sudah matang. Hal ini berdasarkan hasil rapat fasilitasi dengan tim perumus, tim panelis, venue (tempat), tim kampanye pasangan calon dan teman-teman televisi baik penyelenggara maupun bukan penyelenggara debat pertama.

"Karena sifatnya hanya dialogis, sehingga KPU Jatim meminta masing-masing paslon tidak perlu mengerahkan massa dalam jumlah besar. Ini karena panitia tidak menyediakan TV plasma di luar gedung. Tiap paslon kami batasi membawa 150 orang saja," ujar Gogot kepada wartawan.

Dia mengharapkan, masyarakat tidak perlu memaksa datang ke lokasi siaran, tapi cukup melihat debat pertama kandidat Pilgub Jatim melalui televisi di rumah atau di tempat yang lain.

Dua stasiun radio yaitu RRI dan Elshinta juga akan menyiarkan langsung. "Di antara televisi yang menyiarkan langsung adalah CNN, iNews, Trans7, Metro TV, Kompas TV dan JTV," jelasnya.

Sedangkan mekanisme segmentasi debat yang sudah disepakati, lanjut Gogot ada enam tahapan, yaitu penyampaian visi misi, pertanyaan panelis, pendalaman studi kasus, pendalaman pertanyaan antar cawagub, debat antar paslon (cagub dan cawagub) dan clossing statement.

Tim perumus debat kandidat pertama telah menentukan materi debat terkait persoalan kesejahteraan rakyat di Jatim dengan sub bab meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial kemasyarakatan, sosial budaya, konflik sosial, ideologi dan Hak Asasi Manusia (HAM), serta keperempuanan.

"Kami berharap masing-masing paslon mempersiapkan diri dengan baik. Ini karena kami harapkan dengan debat ini bisa menjadi tambahan referensi pemilih di Jatim sebelum menentukan pilihan, berdasarkan kemampuan dan kapasitas paslon yang bisa dilihat dari hasil debat kandidat," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x