Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 13:59 WIB
 

Andika: Saksi dari Kemenag Gegabah

Oleh : Ivan Setyadi | Senin, 9 April 2018 | 20:31 WIB
Andika: Saksi dari Kemenag Gegabah
Andika Surachman - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Depok - Selain keterangan ahli dari HIMPUH, Andika Surachman juga mengkritik habis keterangan saksi dari Kementerian Agama, Arfi Hatim.

Dalam keterangannya usai sidang, Andika tak habis pikir atas syarat pencabutan izin usaha penyelenggara travel umroh.

"Bayangkan hanya satu lapor izin dicabut. Mengorbankan berapa puluh ribu orang itu," katanya usai sidang di Pengadilan Depok, Senin (9/4/2018).

Padahal diketahui saat itu, First Travel sudah meneken perjanjian dengan stake holder lain untuk memberangkatkan jamaah setelah musim haji.

"Saksi dari Departemen Agama sangat gegabah. Tidak memikirkan nasib orang yang lebih banyak," ungkapnya.

Kementerian Agama resmi mencabut izin usaha First Travel pada 1 Agustus 2017 atas laporan sejumlah jamaah yang tak kunjung diberangkatkan padahal sudah membayar lunas.

Skandal biro perjalanan umrah ini menetapkan tiga bos First Travel sebagai aktor utamanya. Mereka adalah pasangan suami istri (pasutri) Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, yang menjabat Direktur Utama First Travel dan Direktur First Travel, serta adik Anniesa yakni Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, yang menjabat Komisaris Utama Kepala Divisi Keuangan First Travel.

Ketiganya didakwa dan dijerat pasal penipuan, penggelapan dana, serta tindak pidana pencucian uang, yang ancaman hukumannya hingga 20 tahun penjara. Karena perbuatan mereka diketahui sebanyak 63.310 calon jemaah umrah First Travel dari seluruh Indonesia.[jat]

Komentar

x