Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 14:00 WIB
 

First Travel Setor Uang Garansi Hingga Rp200 juta

Oleh : Ivan Setyadi | Senin, 9 April 2018 | 15:14 WIB
First Travel Setor Uang Garansi Hingga Rp200 juta
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Kasubdit Bina Umroh Kementerian Agama, Arfi Hatim menjelaskan bahwa setiap Perusahaan Penyelenggara Ibadah Umroh (PPIU), harus menyetor uang jaminan ke Kemenag.

Hal itu disampaikan Arfi saat memberikan kesaksian di Pengadilan Depok dalam perkara First Travel, Senin (9/4/2018).

"Ada Bank Garansi Rp100 juta, tahun 2016 dinaikkan menjadi Rp200 juta," katanya kepada majelis hakim.

Fungsi Bank Garansi tersebut kata Arfi, digunakan untuk kepentingan jamaah jika PPIU wanprestasi.

Majelis Hakim yang diketuai Subando kemudian menanyakan bagaimana status bank garansi milik First Travel terkait persoalan yang ada.

"Sudah disita (kepolisian)," ucapnya untuk kepentingan penyidikan.

Sementara First Travel sendiri, kata Arfi, pencabutan izin usaha merupakan sanksi terberat yang bisa diberikan Kemenag atas tindakannya gagal memberangkatkan umroh.

"Dalam aturan, satu saja jamaah gagal berangkat sudah bisa dijadikan alasan pencabutan izin," bebernya. Sebelum cabut izin, sanksi kemenag terhadap PPIU nakal adalah administasi dan pembekuan.

Seperti diketahui skandal biro perjalanan umrah First Travel ini menetapkan tiga bos First Travel sebagai aktor utamanya. Mereka adalah pasangan suami istri (pasutri) Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, yang menjabat Direktur Utama First Travel dan Direktur First Travel, serta adik Anniesa yakni Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, yang menjabat Komisaris Utama Kepala Divisi Keuangan First Travel.

Ketiganya didakwa dan dijerat pasal penipuan, penggelapan dana, serta tindak pidana pencucian uang, yang ancaman hukumannya hingga 20 tahun penjara. Karena perbuatan mereka diketahui sebanyak 63.310 calon jemaah umrah First Travel dari seluruh Indonesia.[jat]

Komentar

x