Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:48 WIB

Saksi Sebut Bimanesh Minta Bantu Periksa Novanto

Oleh : Agus Iriawan | Senin, 9 April 2018 | 12:27 WIB

Berita Terkait

Saksi Sebut Bimanesh Minta Bantu Periksa Novanto
Tersangka Dokter Bimanesh Sutaedjo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali melanjutkan sidang terdakwa dokter Bimanesh Sutaedjo dalam kasus merintangi penyidikan KPK terkait Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek e - KTP pada Senin (9/4/2018) di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat.

Dokter spesialis jantung dari RS Medika Permata Hijau, Mohammada Toyibi, mengaku pernah memeriksa Setya Novanto ketika berada di Medika Permata Hijau, setelah mengalami kecelakaan mobil.

Toyibi menjelaskan setelah diperiksa Setya Novanto tidak mengalami masalah jantung.

"Setelah diperiksa sama saya jantung Pak Novanto tidak ada masalah, dan saya keluar dari ruangan ada dokter KPK tanya kepada saya soal keadaan pasien atas nama Novanto, apakah bisa dibawa atau tidak? saya bilang bisa dibawa," kata Toyibi saat menjadi saksi di sidang lanjutan terdakwa dokter Bimanesh Sutardjo di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Toyibi mengungkap dokter KPK Johannes sempat menanyakan soal kondisi Novanto.

"Saya keluar ruangan ada dokter KPK yang menanyakan soal kondisi Novanto, apakah transportables atau tidak? Saya jawab Novanto transportable," ujar Toyibi.

Dia menyebutkan usai menjalani ibadah salat Jumat, dia melihat ruangan tempat Novanto dirawat ramai dengan orang. "Saya kemudian tanya ke perawat katanya Novanto mau dibawa ke RSCM, tapi saya lihat di televisi juga informasinya memang dibawa ke RSCM," jelas Toyibi.

Toyibi menuturkan bahwa dirinya tahu Novanto dirawat di RS Medika Permata Hijau setelah ada berita media televisi, dan kemudian dia memantau kondisi Novanto dengan melihat pemberitaan media.

Selanjutnya, supervisor perawat RSMPH meminta agar dia untuk datang ke RS tersebut dan kemudian ada surat yang diterima pihaknya dari dokter Bimanesh yang meminta untuk membantu memeriksa Novanto.

"Setelah saya pantau perkembangan Novanto lewat televisi hingga jam 11 malam, saya mendapatkan WA dari supervisor perawat dari RSMPH, dan selanjutnya ada surat dari dokter Bimanesh untuk saya membantu memeriksa Novanto," ucap Toyibi.

Namun, Toyibi baru ke RS Medika Permata Hijau pada pagi hari besok sekitar jam 10 pagi untuk memeriksa pasien bernama Novanto. "Tapi setelah saya periksa tidak ada masalah jantung," beber Toyibi.

Diketahui, dokter Bimanesh Sutarjo diduga telah melakukan rekayasa supaya Novanto dirawat di RS Medika Permata Hijau, karena untuk menghindari pemeriksaan oleh penyidik KPK. [rok]

Komentar

Embed Widget
x