Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 April 2018 | 00:07 WIB
 

Bisnis Narkoba Sejak 2017, Fathur Ditangkap Polisi

Oleh : - | Kamis, 5 April 2018 | 21:27 WIB
Bisnis Narkoba Sejak 2017, Fathur Ditangkap Polisi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Gresik - Sosok tersangka Da'i Fathur Rahman (21) warga asal Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Gresik itu sudah lama menjadi incaran polisi karena mengedarkan narkoba jenis sabu.

Namun, saat akan ditangkap Fathur Rahman kerap kali bisa melarikan diri. Lelaki berpawakan besar tersebut. Akhirnya, bisa digerebek di rumahnya setelah polisi mengetahui keberadaannya. Dari tangan tersangka juga ada enam paket sabu disita sebagai barang bukti.

Tersangka mengaku menjalani bisnis barang haram tersebut sejak tahun 2017 lalu. Sabu dibeli dari wilayah Madura. Untuk mengelabuhi polisi. Sabu yang dibeli disimpan dibungkus permen. Kemudian disembunyikan di bawah kursi ruang tamu.

Dihadapan polisi, Fathur Rahman menjual sabu karena tergiur dengan keuntungan yang cukup besar. Pasalnya, setiap kali melakukan penjualan mendapat untung sekitar Rp 500 ribu lebih. Dalam sebulan tersangka berhasil menjual sekitar 10 paket sabu.

"Harganya macam-macam. Mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Tergantung pemesanan," ujar Fathur Rahman, Kamis (5/04/2018) di Mapolres Gresik.

Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Redik Tribawanto mengatakan, tersangka adalah jaringan lama. Peredarannya sangat rapi. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Tersangka terancam hukuman diatas lima tahun penjara," katanya.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x