Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 04:32 WIB

Bertemu Mahfud, PSI Bahas Caleg Hingga Cawapres

Oleh : Ajat M Fajar | Kamis, 5 April 2018 | 20:18 WIB

Berita Terkait

Bertemu Mahfud, PSI Bahas Caleg Hingga Cawapres
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia bersilaturahmi ke mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, di kantornya di Jakarta, Kamis 5 April 2018.

Usai pertemuan, Ketua Umum PSI, Grace Natalie, menyatakan pihaknya datang untuk kembali mengundang Mahfud sebagai panelis independen dalam tes wawancara bakal caleg PSI gelombang kedua pada 21 dan 22 April 2018.

"Hal kedua, kami berdiskusi soal rencana PSI mewajibkan para kadernya di parlemen kelak untuk melaporkan kerjanya ke public secara rutin. Dengan begitu, rakyat punya akses dan otoritas untuk memberikan penilaian kepada wakilnya di DPR. Kami bahas aspek hukumnya dengan Pak Mahfud," kata Grace.

Dia mengatakan dengan langkah ini nantinya jika kinerja kadernya tersebut buruk, bisa diberhentikan partai. Dengan demikian, para anggota legislatif tidak akan seenaknya lagi dalam bekerja.

Sementara itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan, selain soal seleksi caleg, pertemuan juga membahas dorongan agar Mahfud MD ikut masuk dalam bursa cawapres Jokowi.

Toni menegaskan, PSI mengembalikan keputusan kepada Jokowi. Seperti diketahui Mahfud masuk dalam 12 nama cawapres versi PSI

"Kami juga menyampaikan kepada beliau bahwa nama Pak Mahfud banyak yang menyebut-nyebut dan kita terus menerima dari publik. Daftar ini belum final, kita sedang lakukan polling dan akan tanya kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Mahfud mengatakan, dirinya akan tetap berkomitmen mendorong PSI untuk tampil sebagai salah satu alternatif penyaluran aspirasi politik secara resmi.

"Karena saya melihat PSI digerakkan para anak muda yang punya idealisme dan idealism mereka, sampai hari ini, masih terawat," katanya.

Melihat idealisme PSI, kata Mahfud, ia pun menyediakan diri untuk kembali hadir sebagai panelis independen. Harapannya dia bisa membantu menemukan caleg-caleg terbaik untuk PSI.

"Pada gelombang pertama, saya lihat rata-rata bacaleg PSI bagus-bagus. Mereka diseleksi dengan mekanisme dan parameter yang baik. Juga dilakukan secara terbuka, disiarkan secara live. PSI melakukan langkah yang bagus," ujar Mahfud.

Soal kewajiban melaporkan kerja anggota legislatif yang direncanakan PSI, Mahfud menilai jika Undang-undang saat ini memberikan kewenangan kepada parpol untuk menindak kadernya sendiri.

"Menurut UU yang sekarang, internal partai bisa menindak anggota legislatif yang melakukan hal-hal tidak patut," katanya.

Konkretnya, Mahfud mengusulkan ada klausul tambahan dalam perjanjian PSI dengan anggota legislatifnya, yaitu yang bersangkutan mematuhi aturan partai terkait hukum dan moral. Jika melanggar, bersedia dikenakan tindakan, bahkan sampai diberhentikan.

"Perjanjian itu mengikat seperti UU jika ditandatangani secara sukarela oleh para pihak," kata Mahfud.

Soal bursa cawapres, Mahfud menegaskan tidak pernah mengajukan diri. Pilihan cawapres menurutnya ada di tangan calon presiden dan parpol pengusung.

"Silakan saja proses politik berjalan. Semua partai mencari calon-calonnya dan memberikan penilaian. Nah silakan nanti dibicarakan dengan calon presiden yang mereka angkat," ujar Mahfud.

Dalam silaturahmi ini, Grace didampingi Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Wasekjen Daniek Eka Rahmaningtyas.[jat]

Komentar

Embed Widget
x