Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 23:33 WIB
 

Tak Ada Larangan RS Terima Pasien Berkasus Korupsi

Oleh : Agus Irawan | Kamis, 5 April 2018 | 14:46 WIB
Tak Ada Larangan RS Terima Pasien Berkasus Korupsi
Kuasa hukum Fredrich Yunadi, Saprianto Refa - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kuasa hukum Fredrich Yunadi, Saprianto Refa mempertanyakan soal ada atau tidaknya larangan rumah sakit menolak pasien yang sedang bermasalah hukum.

Hal ini ditanyakan langsung ke perawat Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Indri Astuti yang hadir dalam sidang kasus e-KTP.

"Saya tanya apakah ada larangan, pasien yang bermasalah hukum tidak boleh dirawat?," kata Refa di persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat (5/4/2018).

Salah satu saksi persidangan, perawat RS Medika Permata Hijau, Indri Astuti mengatakan tidak ada larangan soal pasien yang bermasalah.

"Karena semua pasien yang datang ke rumah sakit harus dilayani dengan baik," jawab Indri.

Indri menjelaskan pihak rumah sakit khususnya dirinya mengetahui soal kasus hukum dari Setya Novanto dari media massa. Karena saat itu Novanto masuk daftar pencarian orang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Indri juga sempat menanyakan langsung kepada dokter soal perawatan pasien yang sedang berurusan dengan masalah hukum. Namun dokter Alia memberi kabar bahwa perawatan Setya Novanto telah diketahui direktur rumah sakit.

"Iya saya sempat menanyakan ke dokter Alia soal status Pak Setya Novanto, Saya khawatir saja," ucap Indri.

Diketahui, mantan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi didakwa bersama dengan dokter Bimanesh Sutarjo diduga telah melakukan rekayasa supaya Novanto dirawat di RS Medika Permata Hijau, karena untuk menghindari pemeriksaan oleh penyidik KPK.[jat]

Komentar

x