Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Juli 2018 | 19:46 WIB
 

Saksi Akui Setor Uang ke Staf Bupati Rita

Oleh : Ivan Setyadi | Selasa, 3 April 2018 | 15:16 WIB
Saksi Akui Setor Uang ke Staf Bupati Rita

INILAHCOM, Jakarta - Mantan staf administrasi pemasaran PT Citra Gading Asritama, Marsudi kerap menyetor uang miliaran rupiah kepada orang dekat Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

Hal itu disampaikan Marsudi saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (3/4/2018).

"Seingat saya ada lebih dari 5 kali. Tapi saya tidak ingat semua jumlah dan kronologisnya. Yang saya sampaikan ke KPK hanya seingatan saya saja," kata Marsudi dimuka sidang.

Yang paling diingatnya, adalah pemberian Rp1 miliar di kantor Khairudin di Tenggarong. Serta dua kali pemberian masing-masing sebesar Rp500 juta dan Rp200 juta. Pemberian itu dilakukan di rumah Khairudin, staf ahli Rita saat itu.

Menurut Marsudi, Khairudin tidak pernah secara langsung meminta uang kepada dirinya. Namun, ia sering dipanggil oleh Khairudin untuk membahas proyek-proyek yang dikerjakan PT CGA di Kabupaten Kukar.

Dalam setiap pertemuan, Khairudin selalu mencari Ichsan Suaidi yang merupakan Direktur PT CGA. Menurut Marsudi, setelah pertemuan dengan Khairudin, Ichsan selalu memerintahkan dirinya untuk mengantarkan uang kepada Khairudin.

Pada saat itu, PT CGA memang sedang mengerjakan beberapa proyek di Kabupaten Kukar. Beberapa proyek tersebut yaitu, proyek pembangunan RSUD Parikesit, proyek pembangunan Jalan Tabang tahap II Baru, dan proyek pembangunan SMA Negeri Unggulan 3 Tenggarong.

Kemudian, proyek lanjutan Semenisasi Kota Bangun-Liang Ilir dan proyek pembangunan jalan Kembang Janggut Kelekat Kabupaten Tenggarong.

Dalam kasus ini, Rita Widyasari didakwa menerima gratifikasi Rp469 miliar. Menurut jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rita menerima gratifikasi bersama-sama dengan Komisaris PT Media Bangun Bersama, Khairudin.

Modusnya, Rita menugaskan Khairudin selaku staf khususnya untuk mengkondisikan penerimaan uang terkait perizinan dan proyek-proyek di lingkungan Pemkab Kukar.

Kemudian, uang-uang tersebut akan diambil alih oleh Andi Sabrin, Junaidi, Ibrahim dan Suroto. Keempat orang tersebut merupakan anggota tim pemenangan Rita saat mencalonkan diri sebagai Bupati Kukar.[jat]

Komentar

x